Danamon Salurkan Kredit Rp135,7 Triliun pada Kuartal I

Kamis, 16 April 2015 - 19:37 WIB
Danamon Salurkan Kredit...
Danamon Salurkan Kredit Rp135,7 Triliun pada Kuartal I
A A A
JAKARTA - PT Bank Danamon Indonesia Tbk berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp135,7 triliun pada kuartal I/2015. Kinerja kredit ini mendorong laba bersih setelah pajak konsolidasi menjadi Rp687 miliar.

Direktur Utama Bank Danamon, Sng Seow Wah mengatakan, sepanjang kuartal I/2015 pihaknya menunjukkan rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (Regulatory Loan to Deposit Ratio/LDR) yang membaik. Rasio LDR menjadi 92,7% dibandingkan 94,1% tahun lalu. Hal ini juga diperkuat porsi Giro dan tabungan (Currentand Savings Account/CASA) yang tumbuh 15%.

"Sehingga, rasio CASA meningkat dari 42% di kuartal pertama tahun lalu menjadi 46% di kuartal pertama tahun ini," ujar Seow Wah dalam siaran persnya, Kamis (16/4/2015).

Dia mengatakan dengan jumlah kredit sebesar Rp135,7 triliun dan laba bersih setelah pajak konsolidasi mencapai Rp687 miliar, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) tetap berada di tingkat 18,8%.

“Modal Danamon berada pada tingkat kecukupan dalam memenuhi persyaratan Basel III, dimana rasio loan-to-deposityang sehat menunjukkan bahwa Danamon memiliki fondasi yang kokoh untuk semakin tumbuh di masa mendatang,” katanya.

Sementara kredit usaha mikro Danamon melalui Danamon Simpan Pinjam (DSP) berada pada Rp18,2 triliun pada akhir Maret 2015. Sementara itu,jumlah kredit untuk segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mencapai Rp21 triliun, dimana pangsa pasar Danamon dalam sektor UKM meningkat dari 6,1% pada Maret 2014 menjadi 6,6% pada Maret 2015.

Secara total, kredit Danamon untuk segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berkontribusi sebesar 29% dari seluruh kredit Danamon. Kredit untuk segmen komersial meningkat 11% dibandingkan tahun lalu, menjadi Rp15 triliun pada akhir Maret 2015, serta kredit untuk segmen korporasi mencapai Rp16,4 triliun.

"Pada Maret 2015, pembiayaan perdagangan atau trade finance Danamon membukukan pertumbuhan sebesar 24% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp24 triliun," sebutnya.

Pada kuartal pertama 2015, kredit automotif melalui Adira Finance adalah Rp48,2 triliun, di mana pertumbuhan tersebut sejalan dengan turunnya permintaan industri. Premi bruto Adira Insurance mencapai Rp433 miliar, terutama didorong oleh asuransi non-automotif yang meningkat 11% menjadi Rp162 miliar, di mana polis aktif meningkat 12% menjadi 8,9 juta.

Dalam hal kualitas aset, rasio kredit bermasalah (Gross Non-Performing Loans/NPL) berada pada posisi yang terjaga pada 2,5% pada akhirMaret 2015, sementara rasio biaya kredit berada pada posisi 3,3%.

“Penurunan biaya operasional sebesar 7% dibandingkan tahun lalu menunjukkan disiplin pada pengelolaan pengeluaran operasional serta inisiatif Danamon untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Termasuk relokasi cabang dan penyesuaian sumber daya manusia yang menghasilkan perbaikan dalam rasio biaya terhadap pendapatan (Cost Income Ratio/CIR) sebesar 1,9% dari 55,2% menjadi 53,3% dalam kuartal pertama tahun ini,” kata Chief Financial Officer dan Direktur Danamon, Vera Eve Lim.

Danamon membukukan pertumbuhan pada giro dan tabungan (Current Accounts and Savings/CASA) sebesar 15% menjadi Rp 54 triliun, dengan demikian rasio CASA Danamon sebesar 46% pada kuartal pertama tahun 2015, meningkat dari 42% pada tahun sebelumnya.

Giro meningkat sebesar 22% menjadi Rp22,4 triliun dan tabungan meningkat sebesar 11% dibandingkan tahun lalu dari Rp28,3 triliun menjadi Rp31,5 triliun pada kuartal pertama tahun 2015. Deposito atau time deposit menjadi sebesar Rp 62,6 triliun. Sehingga, total pendanaan Danamon, yang mencakup CASA, deposito, dan dana jangka panjang (long term funding) mencapai Rp143,3 triliun pada kuartal pertama 2015.

Pada akhir Maret 2015, rasio kredit terhadap dana pihak ketiga atau regulatory loan to deposit ratio(LDR) Danamon berada pada level 92,7%, membaik dibandingkan 94,1% pada akhir Maret 2014.

Sementara itu, rasio kredit terhadap total pendanaan Danamon secara konsolidasi (consolidated loan to total funding) berada pada posisi 85,4% pada Maret 2015, lebih baik 1,3% dibandingkan 86,7% pada tahun sebelumnya. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) konsolidasi Danamon berada pada posisi 18,8% pada Maret 2015, sementara CARstandalone berada pada posisi 19,8%.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bidik Milenial, Danamon...
Bidik Milenial, Danamon Tawarkan Utang Lewat Online
Berkembang Progresif,...
Berkembang Progresif, Industri Otomotif Indonesia Digadang Menjadi Pemain Global
Raih Kesejahteraan di...
Raih Kesejahteraan di IIMS 2024 Lewat Solusi Finansial
Bank Danamon Hadir di...
Bank Danamon Hadir di IIMS 2022
Ramadan Lebih Bermakna...
Ramadan Lebih Bermakna dengan Perencanaan Keuangan yang Tepat
Yuk Pahami Modus Kejahatan...
Yuk Pahami Modus Kejahatan Perbankan yang Kian Marak
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
9 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
10 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
12 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
12 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
12 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved