Tiket Kereta Lebaran Tujuan Daerah Ini Ludes

Jum'at, 17 April 2015 - 18:31 WIB
Tiket Kereta Lebaran...
Tiket Kereta Lebaran Tujuan Daerah Ini Ludes
A A A
JAKARTA - Sejumlah tiket kereta api (KA) semua kelas dari H-10 hingga H-1 dari Jakarta untuk tujuan beberapa daerah tertentu sudah habis terjual.

Data yang berhasil dihimpun dari Daop I PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada hari ini sejumlah tiket yang habis terjual dari H-10 hingga H-1 dengan keberangkatan dari Pasar Senen yakni, KA Matraman (Malang), KA GBM Selatan (Surabaya), KA Brantas (Kediri), KA Kertajaya (Surabaya), KA Bengawan (Purwosari), dan KA Tawang Jaya (Semarang).

Selain itu, data juga memperlihatkan, keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen seperti KA Krakatau (Kediri), Tegal Ekspress (Tegal), dan Serayu Pagi-Malam (Purwokerto) sudah habis terjual lebih dari setengah pada musim mudik H-7 hingga H-1.

Meski demikian, ada beberapa tiket kereta seperti KA Senja Utama Solo (Solo), Fajar Utama Yogya (Yogyakarta), dan Saung Galih Malam (Kutoharjo) tepantau masih aman.

Kondisi tak jauh berbeda juga terjadi untuk kelas bisnis dan eksekutif, keberangkatan dari Stasiun Gambir. Beberapa tiket KA pada H-3 dan H-4 terpantau sudah habis terjual dengan tujuan Surabaya, Yogyakarta, Malang, Tegal, hingga Cirebon. Sementara sisanya, terpantau sudah mencapai di atas 50%.

Di stasiun ini, hanya KA Argo Parahyangan (Bandung) yang terlihat masih cukup aman, untuk pemberangkatan dari H-10 hingga H-1.

Senior Manager Corporate Communication Daop I Jakarta, Bambang S Prayitno menegaskan sejak H-10 Lebaran, setiap hari 29.756 kursi kereta tersedia untuk mudik. Dengan total 61 perjalanan, 34 KA dari Stasiun Gambir, dan 27 KA dari Stasiun Senen. "Tiket yang habis hanya beberapa KA saja yang menjadi favorit masyarakat," tegas Bambang, Jumat (17/4/2015).

Meski demikian, Bambang memastikan kondisi tiket pun dapat berubah setiap detiknya. Masyarakat yang ingin mudik menggunakan jasa kereta api disarankan untuk mempersiapkan diri sejak jauh-jauh hari.

Pembelian tiket, bisa dilakukan secara online melalui situs penjualan tiket maupun situs kereta api sendiri. Selain itu, layanan call centre melalui 121 bisa dilakukan untuk pemesan tiket. "Artinya pengguna jasa tidak perlu mengantre di loket-loket stasiun," ungkapnya.

Mengenai soal tumbuh suburnya calo yang banyak menjelang pembelian tiket mudik, pihaknya berkomitmen untuk konsisten memberantas hal itu. Bambang tak menampik saat ini masih banyak sejumlah orang yang menawarkan tiket.

Tak hayal pemesanan tiket melalui sistem online dan call centre dilakukan KAI untuk mempersempit ruang gerak sejumlah calo. "Kami imbau kepada masyarakat untuk kerjasamanya, tidak lagi membeli tiket dari orang semacam itu (menawarkan tiket)," ujar dia.

Sadar akan banyak peminat jasa kereta api pada mudik Lebaran nanti, Senior Coorporate Communication PT KAI Pusat, Agus Komarudin menegaskan tetap menyiapkan KA tambahan dalam membantu masyarakat yang kehabisan tiket kereta regular. "KA tambahan tetap ada, saat ini masih kita kaji dulu," jelasnya.

Mengenai soal mekanisme KA tambahan, lanjut Agus, diperlukan analisis yang tajam seperti tidak mengganggu jadwal kereta lainnya dan tidak menyebabkan kecelakaan saat beroperasi nanti. Selain itu, adanya kereta tambahan pun dilakukan ketika sudah penuhnya kereta reguler.

"Artinya semua itu harus dipertimbangkan, mungkin nanti ketika H-30 atau H-60 informasi kereta tambahan bisa disampaikan ke publik," tandasnya.

Sementara itu, butanya masyarakat menggunakan sistem online pada pemesan tiket, membuat sejumlah masyarakat berbondong menyerbu sejumlah stasiun pembelian.

Ditemui di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Margono, yang sangat ingin menghabiskan Lebaran di kampungnya di Madiun, Jawa Timur hingga hari ini belum mendapatkan tiket, dirinya datang ke loket Stasiun Senen berharap ada satu penumpang KA yang di cancel. "Nunggu yang cancel saja soalnya habis kata pak satpam," ucapnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap-siap War Tiket...
Siap-siap War Tiket Kereta Api Promo, Catat Tanggal dan Syaratnya
KAI Ganti Kebijakan,...
KAI Ganti Kebijakan, Pengembalian Dana Pembatalan Tiket Maksimal 7 Hari
KA Jarak Jauh Kembali...
KA Jarak Jauh Kembali Beroperasi, 950 Penumpang Diberangkatkan
KAI Telah Menjual 86...
KAI Telah Menjual 86 Persen Tiket Mudik Lebaran 2022
Sebar Promo Menarik...
Sebar Promo Menarik di KAI Expo 2022, Harga Tiket Kereta Mulai dari Rp7.000 hingga Rp150.000
Berburu Flash Sale KAI,...
Berburu Flash Sale KAI, Konsumen Girang Dapat Tiket Kereta Mudik Rp75.000 dari Harga Normal Rp750.000
Berita Terkini
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
34 menit yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
1 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
1 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
3 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
3 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
4 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved