Pelemahan Rupiah Ganggu Ekspor Trisula International

Senin, 20 April 2015 - 13:45 WIB
Pelemahan Rupiah Ganggu...
Pelemahan Rupiah Ganggu Ekspor Trisula International
A A A
JAKARTA - PT Trisula International Tbk (TRIS) menyatakan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) berdampak pada penyerapan ekspor perusahaan.

Direktur Utama Trisula International Lisa Tjahjadi menjelaskan, transaksi melalui pasar ekspor yang menggunakan USD berdampak pada daya beli yang menurun.

"Transaksi USD pengaruhi pasar ekspor, untuk atasi hal ini kita banyak negosisasi dengan customer. Banyak lakukan hal untuk mengatasai dampak perubahan currency," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (20/4/2015).

Menurutnya, meski Asia masih menjadi pasar terbesar, tapi daya beli masyarakat sedang menurun karena gejolak menguatnya USD.

"Asia pasar terbesar di dunia, tapi kemampuan daya beli menurun karena nilai tukar mata uang lokal. Dari sisi pasar, Amerika Serikat (AS) menarik sebagai penopang kita, meskipun bukan pasar terbaik. Sayangnya ekspor tekstil ke AS menurun dari persaingan negara lain, "jelas Lisa.

Dia menyampaikan target penjualan ekspor keseluruhan pada tahun ini meningkat 17%. Dengan perinciannya untuk market Inggris dan Eropa sebesar 20%, Australia ditambah New Zealand 25%, Asia 25%, dan sisanya AS.

"Kalau dilihat 79% market masih dari internasional dengan market income dari USD, sisanya rupiah, kita ada natural hedge," pungkasnya.

(Baca: TRIS Tebar Dividen Rp9,5 per Saham)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Di Tengah Kondisi Industri...
Di Tengah Kondisi Industri yang Menantang, TRIS Bagikan Dividen Rp22,1 Miliar
Peduli Covid-19, PT...
Peduli Covid-19, PT Trisula International Berikan Donasi Kebutuhan Medis
Kinerja Tahun 2022 Cemerlang,...
Kinerja Tahun 2022 Cemerlang, TRIS Bagikan Dividen Rp20,23 Miliar
Empat Bulan Pasca Dividen...
Empat Bulan Pasca Dividen Interim, TRIS Kembali Bagikan Dividen
Trisula Textile Industries...
Trisula Textile Industries Targetkan Pertumbuhan 15% di Tahun 2024
TRIS Bakal Buyback Saham...
TRIS Bakal Buyback Saham Rp40 Miliar
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
1 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
2 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
2 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
2 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
3 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Paling Korup...
7 Negara Paling Korup di Dunia versi Transparency International
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved