Minim Sentimen Positif, Rupiah Bisa Lanjutkan Koreksi
Selasa, 21 April 2015 - 08:44 WIB
Minim Sentimen Positif, Rupiah Bisa Lanjutkan Koreksi
A
A
A
JAKARTA - Rupiah pada hari ini diperkirakan berpotensi melanjutkan koreksi karena minimnya sentimen positif.
"Belum adanya sentimen positif membuat laju rupiah masih tertahan di zona merah, sehingga masih berpeluang untuk melanjutkan pelemahannya," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (21/4/2015).
Kendati demikian, diharapkan pelemahan dapat lebih terbatas, namun dia berpesan untuk tetap mencermati dan mengantisipasi terhadap sentimen-sentimen yang akan muncul.
Reza memprediksi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp12.884-Rp12.870/USD.
Sementara, posisi rupiah kemarin berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.875/USD, terdepresiasi 12 poin dibanding sebelumnya di level Rp12.863/USD.
Melemahnya rupiah kemarin terimas ekspektasi akan penambahan stimulus China, yang membuat yuan melemah, diikuti dengan masih turunnya euro, sehingga memberikan kesempatan bagi USD menguat.
"Belum adanya sentimen positif membuat laju rupiah masih tertahan di zona merah, sehingga masih berpeluang untuk melanjutkan pelemahannya," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (21/4/2015).
Kendati demikian, diharapkan pelemahan dapat lebih terbatas, namun dia berpesan untuk tetap mencermati dan mengantisipasi terhadap sentimen-sentimen yang akan muncul.
Reza memprediksi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp12.884-Rp12.870/USD.
Sementara, posisi rupiah kemarin berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.875/USD, terdepresiasi 12 poin dibanding sebelumnya di level Rp12.863/USD.
Melemahnya rupiah kemarin terimas ekspektasi akan penambahan stimulus China, yang membuat yuan melemah, diikuti dengan masih turunnya euro, sehingga memberikan kesempatan bagi USD menguat.
(rna)