Penguatan IHSG Berpotensi Tertahan, Cermati Saham Ini
Rabu, 22 April 2015 - 08:24 WIB
Penguatan IHSG Berpotensi Tertahan, Cermati Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Laju penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpotensi akan tertahan dengan adanya pelemahan bursa global.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, penguatan IHSG dapat berlanjut jika mendapat sentimen positif dari bursa global. Namun, melemahnya Wall Street semalam berpotensi menahan kenaikan IHSG.
"IHSG akan berada pada rentang support 5.395-5.435 dan resisten 5.468-5.479," katanya di Jakarta, Rabu (22/4/2015).
Sementara IHSG kemarin mampu melampaui area target resisten 5.410-5.414 dan juga mampu bertahan di atas area target support 5.379-5.391.
Berbalik positifnya laju bursa saham Asia kemrin memberikan imbas yang cukup baik bagi IHSG, sehingga laju IHSG mampu berbalik menguat bertepatan dengan perayaan Hari Kartini yang sekaligus juga bersamaan dengan penyelenggaraan perhelatan pertemuan Negara World Economic Forum dan Konferensi Asia Afrika.
Menurut dia, meski belum terlihat adanya imbas langsung dari pertemuan-pertemuan tersebut, namun jika diasumsikan pelaku pasar berharap adanya pertemuan tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia ke depannya maka bisa saja ada pula pengaruh positif pada laju IHSG.
"Meski laju Rupiah kembali mengalami pelemahan, namun dapat diimbangi oleh aksi beli asing (meski tipis) dan menghijaunya laju bursa saham Asia," ujarnya.
Investor asing masih melakukan nett buy dari net buy Rp15,07 triliun menjadi net buy Rp153,35 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp4.500-Rp4.785. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp4.650. Cermati utang gap Rp4.420-Rp4.515.
PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp11.725-Rp12.150.
PT Gudang Garam Tbk (GGRM) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp52.300-Rp54.250. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp53.900. Cermati utang gap Rp52.200-Rp52.350.
PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp495-Rp535. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp510.
PT Astra International Tbk (ASII) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp7.650-Rp8.050. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp7.900.
PT BPD Jawa Barat Tbk (BJBR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran Rp920-Rp985. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp955.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, penguatan IHSG dapat berlanjut jika mendapat sentimen positif dari bursa global. Namun, melemahnya Wall Street semalam berpotensi menahan kenaikan IHSG.
"IHSG akan berada pada rentang support 5.395-5.435 dan resisten 5.468-5.479," katanya di Jakarta, Rabu (22/4/2015).
Sementara IHSG kemarin mampu melampaui area target resisten 5.410-5.414 dan juga mampu bertahan di atas area target support 5.379-5.391.
Berbalik positifnya laju bursa saham Asia kemrin memberikan imbas yang cukup baik bagi IHSG, sehingga laju IHSG mampu berbalik menguat bertepatan dengan perayaan Hari Kartini yang sekaligus juga bersamaan dengan penyelenggaraan perhelatan pertemuan Negara World Economic Forum dan Konferensi Asia Afrika.
Menurut dia, meski belum terlihat adanya imbas langsung dari pertemuan-pertemuan tersebut, namun jika diasumsikan pelaku pasar berharap adanya pertemuan tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia ke depannya maka bisa saja ada pula pengaruh positif pada laju IHSG.
"Meski laju Rupiah kembali mengalami pelemahan, namun dapat diimbangi oleh aksi beli asing (meski tipis) dan menghijaunya laju bursa saham Asia," ujarnya.
Investor asing masih melakukan nett buy dari net buy Rp15,07 triliun menjadi net buy Rp153,35 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp4.500-Rp4.785. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp4.650. Cermati utang gap Rp4.420-Rp4.515.
PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp11.725-Rp12.150.
PT Gudang Garam Tbk (GGRM) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp52.300-Rp54.250. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp53.900. Cermati utang gap Rp52.200-Rp52.350.
PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp495-Rp535. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp510.
PT Astra International Tbk (ASII) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp7.650-Rp8.050. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp7.900.
PT BPD Jawa Barat Tbk (BJBR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran Rp920-Rp985. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp955.
(rna)
Lihat Juga :