Pertamina: Kendaraan Indonesia Lebih Butuh RON 90-92

Rabu, 22 April 2015 - 13:24 WIB
Pertamina: Kendaraan...
Pertamina: Kendaraan Indonesia Lebih Butuh RON 90-92
A A A
JAKARTA - Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (persero) Ahmad Bambang mengatakan, sebetulnya kendaraan di Indonesia yang beredar saat ini lebih membutuhkan BBM dengan RON 90-92 dibandingkan RON 88. Selain itu, spesifikasi RON 90 juga sudah ada di SK Dirjen Migas 90/10/2013 pada 22 Maret 2013.

Spesifikasi RON 90 sudah ada SK-nya, namun produknya tidak ada. Lantas Pertamina ingin mengisi di situ. "Kami melihat sekarang, seiring dengan perkembangan teknologi, sebetulnya mobil yang beredar di Indonesia saat ini rata-rata membutuhkan RON 90-92 kecuali Suzuki yang masih 88. Jadi potensi ini akan kami manfaatkan," ujarnya dalam RDP di Jakarta, Rabu (22/4/2015).

Untuk motor matic, spesifikasinya butuh BBM dengan RON 90 karena konpresinya tinggi dan banyak pemakai BBM yang ingin pindah ke BBM yang lebih bagus, asal harganya tak jauh berbeda dengan premium. "Namun memang kami belum putuskan harganya berapa karena masih dilakukan evaluasi," kata dia.

Ahmad juga menjelaskan, menurut pengalaman ketika perbedaan harga pertamax dan premium hanya Rp900-Rp1.000, pengguna pertamax naik 300%. Angka ini dinilai sangat signifikan.

"Artinya banyak potensi costumer yang ingin pindah ke produk yang lebih bagus. Ini strategi marketing biasa sebetulnya," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Masih Pakai Premium,...
Masih Pakai Premium, RI Masuk 7 Negara Penjual BBM Tak Ramah Lingkungan
Panjang Umur, BBM Jadul...
Panjang Umur, BBM Jadul Premium Dipastikan Tidak Hilang
Mulai 1 Februari 2023,...
Mulai 1 Februari 2023, Harga 2 Jenis BBM Pertamina Resmi Naik
Pertamina Melakukan...
Pertamina Melakukan Penyesuaian Harga BBM, Cek Daftarnya
Resmi Turun! Ini Daftar...
Resmi Turun! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Jenis Pertamax
Premium dan Pertalite...
Premium dan Pertalite Dihapus, Pemerintah Tetap Harus Subsidi BBM
Berita Terkini
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
10 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
22 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
36 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
47 menit yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved