Inflasi Australia Kuartal I di Atas Estimasi

Rabu, 22 April 2015 - 15:24 WIB
Inflasi Australia Kuartal...
Inflasi Australia Kuartal I di Atas Estimasi
A A A
SYDNEY - Laju inflasi Australia pada kuartal I tahun ini di atas estimasi ekonom, sehingga memberikan ruang bagi bank sentral Australi (RBA) untuk kembali menurunkan suku bunga.

Biro Statistik Australia menunjukkan, inflasi Australia naik 0,2% dari periode sebelumnya, dan dibandingkan dengan perkiraan ekonom sebesar 0,1%. Sementara inflasi inti naik 0,6% dibanding kuartal sebelumnya dan dari perkiraan sebesar 0,5%.

"Angka-angka inflasi Australia tidak selemah seperti yang kami perkirakan, tapi kemungkinan tidak akan membuat RBA meninggalkan rencananya untuk memangkas suku bunga pada awal Mei," kata Kepala ekonom di Capital Economics Paul Dales seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (22/4/2015).

Menurut dia, inflasi dipicu melemahnya nilai tukar, yang mengimbangi pertumbuhan upah dan efek tidak langsung dari melemahnya harga bensin dan utilitas.

Gubernur Reserve Bank of Australia Glenn Stevens telah mempertahankan suku bunga dalam dua bulan terakhir setelah memangkasnya sebesar 2,25% pada Februari. Para pembuat kebijakan mengatakan dalam risalah rapat bulan ini bahwa mereka akan meninjau data inflasi untuk memangkas suku bunga.

Inflasi domestik untuk barang dan jasa tidak diimpor, seperti makanan cepat saji dan utilitas naik 2,6% dari tahun sebelumnya. Sementara barang-barang elektronik dan pakaian turun 0,9%.

Sementara melemahnya mata uang sebesar 7% pada kuartal terakhir karena susutnya harga komoditas, namun menguat setelah laporan itu dan diperdagangkan pada 77,67 sen AS pada pukul 12.33 siang di Sydney, naik dibandingkan sebelumnya 77,22 sen.

Laporan hari ini menunjukkan biaya pendidikan naik 5,7% dan rekreasi serta akomodasi meningkat 3,5% pada kuartal pertama. Sedangkan harga bahan bakar automotif turun 12,2% dan buah jatuh 8%.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) turun sekitar 11% dalam tiga bulan pertama tahun ini, menyebabkan susutnya harga bensin.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Australia Larang Ekspor...
Australia Larang Ekspor Alumina ke Rusia, Moskow Bakal Kelimpungan?
Perang Dingin, China...
Perang Dingin, China Bekukan Dialog Ekonomi dengan Australia
Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia...
Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia Mulai Berlaku Minggu Ini
China Bekukan Dialog...
China Bekukan Dialog Ekonomi, Mendag Australia Mengaku Kecewa
Resmi Resesi, Ini yang...
Resmi Resesi, Ini yang Dialami Masyarakat Australia
Terbongkar! Ini Alasan...
Terbongkar! Ini Alasan Sebenarnya China Tekan Ekspor Australia
Berita Terkini
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
14 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
25 menit yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
45 menit yang lalu
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
1 jam yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
2 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
2 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved