IHSG Diperkirakan pada Kisaran 5.425-5.500
Jum'at, 24 April 2015 - 08:09 WIB
IHSG Diperkirakan pada Kisaran 5.425-5.500
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak pada kisaran 5.425-5.500.
"IHSG pada perdagangan akhir pekan ini akan mencoba menguat," kata analis Reliance Securities Lanjar Nafi, Jumat (24/4/2015).
Dia menjelaskan, IHSG secara teknikal bergerak terkonsolidasi dan tertahan pada support MA50 selama dua hari ini. Indikator stochastic pun masih memberikan pergerakan menguat meskipun terbatas melihat momentum indikator RSI dan CCI yang terus melambat hingga momentum bearish.
Dia menyampaikan, sentimen di akhir pekan yang akan menjadi pusat perhatian investor, di antaranya data durable goods orders di Amerika Serikat dan hasil meeting Eurogroup, yang dihadiri oleh presiden, menteri keuangan setiap negara anggota dari kawasan Eropa, komisaris untuk urusan ekonomi dan moneter, dan presiden Bank Sentral Eropa.
Sementara faktor pelemahan kemarin karena turunnya indeks pertanian dan pertambangan pasca sentimen kurang baik dari China dan Jepang. Tercatatnya nett sell investor asing yang cukup tinggi sebesar Rp755,88 miliar di akhir perdagangan juga menjadi faktor pelemahan IHSG di akhir sesi.
"IHSG pada perdagangan akhir pekan ini akan mencoba menguat," kata analis Reliance Securities Lanjar Nafi, Jumat (24/4/2015).
Dia menjelaskan, IHSG secara teknikal bergerak terkonsolidasi dan tertahan pada support MA50 selama dua hari ini. Indikator stochastic pun masih memberikan pergerakan menguat meskipun terbatas melihat momentum indikator RSI dan CCI yang terus melambat hingga momentum bearish.
Dia menyampaikan, sentimen di akhir pekan yang akan menjadi pusat perhatian investor, di antaranya data durable goods orders di Amerika Serikat dan hasil meeting Eurogroup, yang dihadiri oleh presiden, menteri keuangan setiap negara anggota dari kawasan Eropa, komisaris untuk urusan ekonomi dan moneter, dan presiden Bank Sentral Eropa.
Sementara faktor pelemahan kemarin karena turunnya indeks pertanian dan pertambangan pasca sentimen kurang baik dari China dan Jepang. Tercatatnya nett sell investor asing yang cukup tinggi sebesar Rp755,88 miliar di akhir perdagangan juga menjadi faktor pelemahan IHSG di akhir sesi.
(rna)
Lihat Juga :