Mentan Minta Bulog Segera Serap Gabah Petani

Sabtu, 25 April 2015 - 15:56 WIB
Mentan Minta Bulog Segera...
Mentan Minta Bulog Segera Serap Gabah Petani
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta Perum Bulog segera menyerap gabah petani sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan, yakni Rp3.700 per kilogram (kg).

Dia menilai, dengan Bulog menyerap cepat gabah petani, maka petani dapat kembali melakukan penanaman dengan cepat. Karena telah memperoleh modal dari hasil penjualannya yang tinggi sesuai HPP.

“Jangan sampai malah tengkulak yang bergerak cepat, yakni dengan memberikan pinjaman modal, pupuk dan benih pada petani yang akhirnya nanti dapat merugikan petani. Karena, hasil panen petani dibeli dengan harga yang sangat rendah,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/4/2015).

Amran menuturkan, pengecekan ini merupakan bentuk kepedulian yang tinggi pada petani. Sebab, saat ini petani tengah mengeluhkan harga beli gabah yang rendah yakni di bawah HPP, baik itu oleh Bulog maupun para tengkulak.

Sebelumnya, dia juga telah melakukan pengecekan langsung harga gabah di berbagai daerah yakni di Kabupaten OKU Timur dan Banyuasin Sumatera Selatan tercatat Rp3.300-Rp3.400 per kg, di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung dan Kabupaten Batubara Sumatera Utara seharga Rp3.400 per kg.

Saat ini, harga gabah di daerah Berbah Yogyakarta dan Klaten masing-masing seharga Rp3.400 dan Rp3.300 per kg.

"Kami harapkan Bulog bergerak cepat menyerap gabah petani sesuai dengan HPP yang telah ditetapkan sampai pada tingkat petani dan penggilingan kecil. Hal ini agar Bulog dapat menyerap gabah petani sesuai dengan instruksi Presiden minimal 4,5 juta ton GKP 2015. Sehingga petani terus melakukan produksi dan tidak ada lagi impor beras," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Penilaian Kinerja...
Strategi Penilaian Kinerja Kementerian Pertanian
Pengembangan Food Estate...
Pengembangan Food Estate Demi Jadikan Provinsi Kalteng Lumbung Pangan
Petani Parigi Moutong...
Petani Parigi Moutong Dimotivasi untuk Budidaya Jagung di Lahan Perkebunan Kelapa
Kabupaten Poso Dukung...
Kabupaten Poso Dukung Percepatan Tanam Melalui Sekolah Lapang
Jadikan Sektor Pertanian...
Jadikan Sektor Pertanian Sebagai Penyelamat Krisis
Kalau Bukan Penyuluh...
Kalau Bukan Penyuluh Siapa Lagi yang Bisa Menghubungkan Mentan dan Petani
Berita Terkini
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
15 menit yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
45 menit yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
1 jam yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
2 jam yang lalu
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
2 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved