IHSG dalam Tekanan, Perhatikan Enam Saham Ini
Selasa, 28 April 2015 - 08:23 WIB
IHSG dalam Tekanan, Perhatikan Enam Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan berpotensi masih dalam tekanan lantaran sentimen negatif dari bursa saham global.
"Tetap cermati masih adanya potensi pelemahan," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada Selasa (28/4/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.217-5.220 dan resisten 5.251-5.284. Laju IHSG kemarin gagal mendekati area target resisten 5.450-5.470 dan juga jauh di bawah area target support 5.400-5.417.
Menurutnya, aksi panic selling membawa IHSG terjerembab ke zona merah dan mengembalikan posisinya ke periode Januari 2015. Di sisi lain, pelemahan yang terjadi telah menutup lunas utang gap 5.342-5.372.
Kemarein laju IHSG di luar perkiraan, di mana mengalami penurunan signifikan. Maraknya aksi jual membuat IHSG terhempas jauh dari sehari sebelumnya.
"Padahal, kami masih berharap imbas positif dari bursa saham global dapat membuat laju IHSG dapat membaik. Namun apa daya, volume jual yang lebih mendominasi membuat laju IHSG anjlok," jelas Reza.
Masih maraknya pemberitaan terkait ekspektasi kinerja para emiten kuartal I/2015 yang akan di bawah estimasi serta ekspektasi akan penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I/2015. Sebut saja, BBRI, BBCA, AALI, GGRM, INTP, dan laiinya yang mengalami pelemahan turut melongsorkan IHSG.
Kembali melemahnya laju rupiah turut direspon negatif. Investor asing kembali catatkan nett sell dari net sell Rp261,07 miliar menjadi net sell Rp2,24 trilun.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp475-Rp515. Rekomendasi lakukan pembelian ketika mengalami pelemahan (BoW) jika bergerak di bawah Rp480.
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp9.900-Rp10.650. Rekomendasi lakukan BoW jika bergerak di bawah Rp9.925.
PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp4.550-Rp4.800. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp4.625.
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp13.950-Rp14.675.
PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp462-Rp501. Rekomendasi lakukan BoW jika bergerak di bawah Rp465.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp22.200-Rp23.300. Rekomendasi BoW jika bergerak di bawah Rp22.250.
"Tetap cermati masih adanya potensi pelemahan," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada Selasa (28/4/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.217-5.220 dan resisten 5.251-5.284. Laju IHSG kemarin gagal mendekati area target resisten 5.450-5.470 dan juga jauh di bawah area target support 5.400-5.417.
Menurutnya, aksi panic selling membawa IHSG terjerembab ke zona merah dan mengembalikan posisinya ke periode Januari 2015. Di sisi lain, pelemahan yang terjadi telah menutup lunas utang gap 5.342-5.372.
Kemarein laju IHSG di luar perkiraan, di mana mengalami penurunan signifikan. Maraknya aksi jual membuat IHSG terhempas jauh dari sehari sebelumnya.
"Padahal, kami masih berharap imbas positif dari bursa saham global dapat membuat laju IHSG dapat membaik. Namun apa daya, volume jual yang lebih mendominasi membuat laju IHSG anjlok," jelas Reza.
Masih maraknya pemberitaan terkait ekspektasi kinerja para emiten kuartal I/2015 yang akan di bawah estimasi serta ekspektasi akan penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I/2015. Sebut saja, BBRI, BBCA, AALI, GGRM, INTP, dan laiinya yang mengalami pelemahan turut melongsorkan IHSG.
Kembali melemahnya laju rupiah turut direspon negatif. Investor asing kembali catatkan nett sell dari net sell Rp261,07 miliar menjadi net sell Rp2,24 trilun.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp475-Rp515. Rekomendasi lakukan pembelian ketika mengalami pelemahan (BoW) jika bergerak di bawah Rp480.
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp9.900-Rp10.650. Rekomendasi lakukan BoW jika bergerak di bawah Rp9.925.
PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp4.550-Rp4.800. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp4.625.
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp13.950-Rp14.675.
PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp462-Rp501. Rekomendasi lakukan BoW jika bergerak di bawah Rp465.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp22.200-Rp23.300. Rekomendasi BoW jika bergerak di bawah Rp22.250.
(rna)
Lihat Juga :