KKP Percantik Branding Kemasan Produk Perikanan

Selasa, 28 April 2015 - 16:45 WIB
KKP Percantik Branding...
KKP Percantik Branding Kemasan Produk Perikanan
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus meningkatkan program branding kemasan produk olahan perikanan demi meningkatkan daya saing usaha kecil dan menengah (UKM) di sektor tersebut.

Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) KKP Saut Hutagalung mengatakan, hal tersebut dilakukan dalam rangka menyambut ajang pasar bebas ASEAN yang bakal berlaku efektif mulai Desember tahun ini.

Dia menjelaskan, secara kualitas produk UKM perikanan di Indonesia tidak kalah dengan produk mancanegara. Namun, kemasan produk harus ditingkatkan agar lebih menarik di mata para konsumen dalam dan luar negeri.

"Makanya kami gulirkan program branding ini guna meningkatkan daya saing produk olahan perikanan domestik," ujar Saut seperti dalam rilis di Jakarta, Selasa (28/4/2015).

Program branding kemasan tersebut, sambung Saut, sengaja digalakkan agar UKM perikanan nasional lebih kompetitif di tengah semakin ketatnya persaingan perdagangan, baik di tingkat lokal maupun internasional. Terlebih, pasar domestik sangat besar.

Penduduk Indonesia yang mencapai sekitar 250 juta jiwa merupakan pasar potensial dan akan terus berkembang, seiring dengan semangat kedaulatan pangan yang dicanangkan pemerintah. "Jangan sampai potensi pasar dalam negeri diambil negara lain," imbuhnya.

Sebab itu, sambung Saut, lewat program branding tersebut, produk olahan UKM perikanan nasional bisa menjadi raja di negeri sendiri, setidaknya bisa menguasai 70% dari pangsa pasar yang ada.

Dalam catatannya, saat ini dari 6.800 UKM produk perikanan sudah sekitar 30% yang sudah ikut program
branding binaan langsung dari KKP. Selebihnya, dibina oleh kementerian/lembaga (K/L) lain, pemerintah daerah (Pemda), dan juga oleh LSM maupun pihak swasta.

Kendati demikian, dia menyadari, untuk bisa bersaing secara kompetitif, UKM di bidang perikanan tidak hanya cukup dengan branding. Melainkan harus dilakukan pula beberapa hal di antaranya, cara produksi yang sesuai standar mutu keamanan produk, izin peredaran untuk memastikan bahwa barang yang beredar baik dan aman.

Selain itu, branding kemasan yang menarik, dan label Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk perikanan. "Apabila keempat hal tersebut telah dijalankan, UKM perikanan di Indonesia tidak hanya dapat menguasai pasar domestik, namun juga dapat secara mudah merajai pasar dunia‎," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
8 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
8 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
9 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
9 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
10 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
10 jam yang lalu
Infografis
5 Produk Unggulan yang...
5 Produk Unggulan yang Diimpor Indonesia dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved