Laba Tahunan Panasonic Naik 49%

Rabu, 29 April 2015 - 09:26 WIB
Laba Tahunan Panasonic...
Laba Tahunan Panasonic Naik 49%
A A A
TOKYO - Panasonic kemarin mengumumkan kenaikan laba tahunan 49%. Kenaikan laba tercapai karena kuatnya hasil dari unit suku cadang automotif dan penurunan biaya seiring program restrukturisasi perusahaan.

Raksasa elektronik Jepang itu membukukan laba tahunan hingga Maret sebesar 179,49 miliar yen (USD1,5 miliar), meskipun pendapatan turun 0,3% menjadi 7,7 triliun yen. Data terbaru menunjukkan bagaimana Panasonic beralih untuk fokus pada bisnis yang kurang terkenal, termasuk energi dan divisi automotif yang membantu keuangannya. Dengan strategi itu, Panasonic mampu melampaui pesaingnya, Sony dan Sharp. Divisi automotif Panasonic membuat berbagai produk yang dapat ditemukan di mobil, termasuk komponen listrik dan sistem navigasi mobil.

”Penjualan di unit itu naik yang terutama oleh permintaan di bisnis automotif luar negeri khususnya di Amerika Utara dan Eropa menutupi penurunan penjualan dari bisnis yang kurang menguntungkan dan perpindahan bisnis,” ungkap pernyataan Panasonic, dikutip kantor berita AFP. Pada tahun fiskal yang dimulai bulan ini Panasonic memproyeksikan laba bersih 180 miliar yen pada pendapatan 8 triliun yen.

Melemahnya yen membantu Panasonic dan eksportir Jepang sehingga mereka lebih kompetitif di luar negeri dan menaikkan nilai laba yang dikirim kembali ke Negeri Sakura. ”Laba operasional naik 25% saat program restrukturisasi mulai menunjukkan dampaknya, berupa penurunan biaya,” papar Panasonic. Setelah membukukan rekor kerugian dalam beberapa tahun terakhir, Panasonic bersama Sony dan Sharp melakukan perombakan besar-besaran saat terjadi penurunan harga pada produk televisi mereka.

Saat Panasonic berpindah dari produk konsumen, perusahaan mempertahankan pabrik televisinya di China. Panasonic juga menandatangani kesepakatan dengan produsen mobil listrik atas Amerika Serikat (AS), Tesla, untuk membuat pabrik baterai di Negeri Paman Sam itu.

Meski demikian, kenaikan pajak penjualan di Jepang pada tahun lalu membuat permintaan konsumen melemah dan mengurangi penjualan perangkat rumah tangga, tempat Panasonic menjadi pemain utama. Saham perusahaan naik 1,03% menjadi 1.716,0 yen di bursa Tokyo, sebelum hasil ini diumumkan.

Syarifudin
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
19 menit yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
41 menit yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
9 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
10 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
10 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
10 jam yang lalu
Infografis
Usia Pensiun Pekerja...
Usia Pensiun Pekerja di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved