Rupiah hingga Kini Telah Terkoreksi 4%

Rabu, 29 April 2015 - 11:27 WIB
Rupiah hingga Kini Telah...
Rupiah hingga Kini Telah Terkoreksi 4%
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus D.W Martowardojo mengungkapkan, koreksi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga hari ini sejak awal tahun sebesar 4%.

Menurut dia, depresiasi tersebut lebih tinggi dari tahun lalu sebesar 1,8% sepanjang tahun. Kendati nilai tukar rupiah terhadap USD mengalami pelemahan, depresiasi yang dialami Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara lain.

"Kalau dibandingkan dengan negara lain, seperti Brazil, Turki, Malaysia, kondisi Indonesia masih lebih baik. Jauh lebih ringan dibandingkan kondisi negara lain," ujarnya dalam peluncuran buku dan diskusi Laporan Perekonomian Indonesia Tahun 2014 di Jakarta, Rabu (29/4/2015).

Mantan menteri keuangan era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menjelaskan adanya permasalahan struktural, yaitu selalu tergantung pada sumber daya alam (SDA) dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sementara harga-harga rentan berfluktuasi membuat ekspor menurun tajam.

Ekspor Indonesia, dia menjelaskan, sebesar 50% merupakan produk primer mentah, dengan komponen utama kelapa sawit dan batu bara. Adapun, ekspor nikel dan timah juga mengalami penurunan.

"Ini juga cermin masalah struktural di sektor riil. Kami cermati ketergantungan kita yang tinggi pada SDA bernilai tambah rendah. Ekspor menurun tajam karena lemahnya permintaan," pungkasnya.

Sekadar informasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka balik arah positif. Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp12.950/USD. Posisi tersebut menguat 45 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp12.995/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.964/USD. Posisi ini membaik 14 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.978/USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
8 menit yang lalu
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
14 menit yang lalu
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
26 menit yang lalu
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
27 menit yang lalu
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
40 menit yang lalu
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
1 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved