Alasan Bambang Jadi Menkeu Harus Konservatif

Rabu, 29 April 2015 - 17:17 WIB
Alasan Bambang Jadi...
Alasan Bambang Jadi Menkeu Harus Konservatif
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, pasca dirinya menjadi seorang menkeu, banyak yang menilai kalau dia lebih konservatif. Hal itu dilakukan agar Indonesia tidak seperti Yunani.

Pasalnya, Yunani sempat mengalami krisis dan harus membayar utang sangat besar jumlahnya kepada IMF. Tak hanya itu, Yunani juga harus membayar utang ke Bank Eropa.

"Ya saya dibilang, Menkeu kok konservatif, tapi memang duduk di posisi menkeu itu harus menjadi konservatif untuk menjaga stabilitas keuangan Indonesia. Kita tidak mau Indonesia mengalami krisis seperti Yunani yang saat itu pemerintahannya kelimpungan karena harus membayar utang sangat besar ke IMF dan Bank Eropa," ujarnya di Jakarta, Rabu (29/4/2015).

Menurutnya, utang yang besar itu karena pengelolaan anggaran di Yunani sangat mudah. Negara tersebut sangat loyal untuk melakukan spending.

"Sehingga, budget defisitnya sampai 8% dari PDB. Selain itu, mereka bisa dengan mudah keluarkan surat utang ke market. Nah saat ada masalah ekonomi negaranya, surat utang enggak laku, bangkrut dan perlu pinjaman besar," jelas dia.

Pada pemilu Yunani, partai yang selama ini kooperatif terhadap IMF dan eropa malah kalah dengan partai radikal dan say no terhadap pengaruh asing.

"Akhirnya, presiden dan wapresnya sekarang haruss membayar utang ke IMF dan Eropa. Itu mau enggak mau, karena kalau tidak bayar utang, negara mereka akan bangkrut," terang Bambang.

Hal tersebut gambarang nyata suatu negara jika keuangannya tidak dijaga dengan baik. Jika Indonesia tidak berhati-hati, maka posisinya akan sama seperti pada 1998 ketika Indonesia mengalami krisis ekonomi.

"Maka, kita harus berkewajiban menjaga keberlanjutan ekonomi kita. Pelan-pelan harus mengarungi utang. Jangan terlalu besar. Kalau utang kita besar, dampaknya akan membahayakan Indonesia," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
14 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
21 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
29 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
55 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
1 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved