Harga Minyak Tergelincir dari Level Tertinggi Lima Bulan
Kamis, 30 April 2015 - 09:56 WIB
Harga Minyak Tergelincir dari Level Tertinggi Lima Bulan
A
A
A
SINGAPURA - Harga minyak mentah dunia tergelincir jauh dari level tertinggi lima bulan pada awal perdagangan Asia karena melemahnya produksi industri Jepang untuk bulan kedua berturut-turut.
Produksi industri Jepang turun 0,3% pada Maret, menambah bukti bahwa ekonomi berbasis ekspor berupaya keras kembali ke momentumnya di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi global.
Minyak mentah Brent turun 41 sen menjadi USD65,43/barel pada pukul 0105 GMT. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 13 sen menjadi USD58,45/barel.
"Harga Brent dan WTI ditutup pada level tertinggi dalam hampir lima bulan karena persediaan minyak mentah AS naik 1,9 juta barel dibandingkan pekan sebelumnhya, lebih dari 5,5 juta barel," tulis ANZ Bank seperti dikutip dari Reuters, Kamis (30/4/2015).
Harga WTI mengungguli minyak Brent karena stok minyak mentah di hub penyimpanan di Cushing, Amerika Serikat (AS) jatuh untuk kali pertama kali dalam lima bulan terakhir.
Produksi industri Jepang turun 0,3% pada Maret, menambah bukti bahwa ekonomi berbasis ekspor berupaya keras kembali ke momentumnya di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi global.
Minyak mentah Brent turun 41 sen menjadi USD65,43/barel pada pukul 0105 GMT. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 13 sen menjadi USD58,45/barel.
"Harga Brent dan WTI ditutup pada level tertinggi dalam hampir lima bulan karena persediaan minyak mentah AS naik 1,9 juta barel dibandingkan pekan sebelumnhya, lebih dari 5,5 juta barel," tulis ANZ Bank seperti dikutip dari Reuters, Kamis (30/4/2015).
Harga WTI mengungguli minyak Brent karena stok minyak mentah di hub penyimpanan di Cushing, Amerika Serikat (AS) jatuh untuk kali pertama kali dalam lima bulan terakhir.
(rna)
Lihat Juga :