Tanggapan Bos OJK Terkait Pelemahan IHSG
Kamis, 30 April 2015 - 14:28 WIB
Tanggapan Bos OJK Terkait Pelemahan IHSG
A
A
A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dalam posisi rendah atau melemah. Bahkan banyak yang beranggapan posisinya bakal berada di level 4.000-an ke bawah.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad tampak tak memberikan tanggapan detail soal anggapan IHSG akan berada di level itu. "Ya ya, life goes on-lah. Saham yang diperjualbelikan itu semuanya tergantung pada kinerja emiten. Kalau emitennya baik, pasti harga saham ikutan baik juga. Apalagi kalau didukung fundamental yang baik," ujarnya di Jakarta, Kamis (30/4/2015).
Menurutnya, para investor yang menanggapi berlebihan soal IHSG tersebut, sebagai hal yang wajar walaupun tentu saja itu adalah dampak dari ekonomi global.
"Itu berpengaruh, tapi menurut saya dengan ekspektasi jangka menengah dan panjang, itu lebih baik, harusnya itu bisa dicover segera," jelas dia.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menilai, menurunnya IHSG karena investor tidak sabar terhadap perusahaan mereka. Sehingga para investor tersebut banyak melakukan aksi jual aset.
(Baca: Menkeu: IHSG Anjlok karena Investor Tak Sabar)
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad tampak tak memberikan tanggapan detail soal anggapan IHSG akan berada di level itu. "Ya ya, life goes on-lah. Saham yang diperjualbelikan itu semuanya tergantung pada kinerja emiten. Kalau emitennya baik, pasti harga saham ikutan baik juga. Apalagi kalau didukung fundamental yang baik," ujarnya di Jakarta, Kamis (30/4/2015).
Menurutnya, para investor yang menanggapi berlebihan soal IHSG tersebut, sebagai hal yang wajar walaupun tentu saja itu adalah dampak dari ekonomi global.
"Itu berpengaruh, tapi menurut saya dengan ekspektasi jangka menengah dan panjang, itu lebih baik, harusnya itu bisa dicover segera," jelas dia.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menilai, menurunnya IHSG karena investor tidak sabar terhadap perusahaan mereka. Sehingga para investor tersebut banyak melakukan aksi jual aset.
(Baca: Menkeu: IHSG Anjlok karena Investor Tak Sabar)
(izz)
Lihat Juga :