Meski Anjlok, Target IHSG Jokowi Diyakini Bisa Tercapai

Jum'at, 01 Mei 2015 - 07:18 WIB
Meski Anjlok, Target...
Meski Anjlok, Target IHSG Jokowi Diyakini Bisa Tercapai
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII,) Rudi Setiadi Tjahjono meyakini walaupun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedang anjlok, target Presiden Joko Widodo (Jokowi) tembus di level 6.000 pada akhir tahun akan tercapai.

"Presiden bilang kuncinya infrastruktur, jika berjalan baik, sektor ekonomi bergerak, target bisa tercapai. Porsinya (infrastruktur) besar sekali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ujar Rudi di Jakarta, Kamis (30/4/2015).

Dia menyampaikan, proyeksi IHSG tahun ini masih harus lebih baik daripada tahun sebelumnya. Posisi IHSG pada akhir tahun lalu berada di angka 5.100. Baca: IHSG Tutup Pekan Perpanjang Koreksi

"Rasanya masih harus lebih baik dari tahun lalu. Proyeksi ini ada dua sisi, optimistis dan pesimis, kita harapkan mereka (market) lebih baik dari tahun lalu yang naik ke 5.100. Kemarin turun sedikit, semoga bisa naik lagi," terangnya.

Rudi memprediksi pada akhir tahun IHSG akan berada pada kisaran 5.300-5.400. Diharapkan bisa mencapai level tersebut sehingga baik bagi industri pasar modal di Tanah Air.

Selain itu, proyek infrastruktur diharapkan dapat segera cepat berjalan dan terealisasi. Sehingga memberikan stimulus bagi industri lainnya.

Sektor infrastruktur juga diyakininya bisa mempengaruhi pasar saham, seperti konsumer yang akan bergerak naik jika infrastruktur berjalan lancar.

Pada kuartal I tahun ini, meskipun pertumbuhan ekonomi melambat, dia tetap berharap investasi asing akan datang ketika proyek infrastruktur sudah terlihat realisasinya.

Sehingga, perbankan tidak lagi ragu melakukan pembiayaan terhadap proyek infrastruktur. Sebab, dianggap belum sepenuhnya jalan.

Dia menyebutkan, infrastruktur bisa menjadi faktor penting perkembangan market pasar modal nasional.

"Infrastruktur jalan kan agak terlambat di kuartal I. Mudah-mudahan kuartal II akan jalan sesuai rencana presiden. Kalau infrastruktur berjalan baik, seperti jalan waduk, tol dan lain-lain perbankan bisa membiayainya," pungkas Rudi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
IHSG Hari Ini Berpeluang...
IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound, Boyong 7 Saham Ini
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
1 jam yang lalu
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
1 jam yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
1 jam yang lalu
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
2 jam yang lalu
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
2 jam yang lalu
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved