Jumlah Rig Berkurang, Harga Minyak AS Susut

Sabtu, 02 Mei 2015 - 12:55 WIB
Jumlah Rig Berkurang,...
Jumlah Rig Berkurang, Harga Minyak AS Susut
A A A
NEW YORK - Minyak mentah berjangka Amerika Serikat (AS) susut 48 sen menjadi USD59,15/barel setelah data mingguan perusahaan jasa minyak Baker Hughes menunjukkan jumlah rig pengeboran minyak berkurang.

Dikutip dari Reuters, jumlah rig minyak turun 24 unit menjadi 679 dari 1.527 pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara minyak Brent turun 37 sen ke USD66,42/barel pada pukul 02.38 EDT atau 1438 GMT, dibanding hari sebelumnya di USD66,93. Minyak Brent meningkat 21% sepanjang April. Sedangkan, minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan sempat ke USD59,90/barel sebelum ditutup.

Harga minyak turun dari level tertinggi 2015 pada Jumat waktu setempat karena menguatnya USD dan setelah Irak menyatakan ekspor minyak mentah mencapai rekor pada April menjadi 3,08 juta barel per hari (bph) dari 2,98 juta bph pada Maret, mengingatkan banjir pasokan di pasar.

Sebuah survei Reuters menunjukkan pasokan minyak OPEC pada bulan April naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua tahun menjadi 31,04 juta bph. Sementara Arab Saudi, eksportir terbesar minyak terus memproduksi mendekati rekor tertinggi pada bulan April.

Volume perdagangan tipis karena beberapa pasar utama ditutup untuk liburan Hari Buruh, 1 Mei 2015.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved