IHSG Sesi I Berakhir Turun Tipis
Rabu, 06 Mei 2015 - 12:16 WIB
IHSG Sesi I Berakhir Turun Tipis
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini masih bertahan di zona merah. IHSG turun tipis 5,50 poin atau 0,11% ke level 5.154,80.
IHSG pagi tadi dibuka balik arah melemah seiring anjloknya Wall Street. IHSG terkoreksi 26,27 poin atau 0,51% ke level 5.134,04.
Sementara IHSG kemarin berhasil reli di tengah memerahnya bursa Asia. IHSG menguat 19,17 poin atau 0,37% ke level 5.160,31. Penguatan itu di tengah memerahnya bursa Asia. Siang ini, bursa Asia variatif.
Indeks Shanghai naik 58,00 poin atau 1,35% ke 4.365,70; indeks Straits Times melemah 5,79 poin 0,17% ke 3.465,40; dan indeks Hang Seng melonjak 251,37 poin atau 0,91% ke 28.006,91.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,13 triliun dengan 3,01 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp344,01 miliar, dengan aksi jual asing mencapai Rp1,92 triliun dan aksi beli Rp1,58 triliun. Tercatat 142 saham menguat, 118 saham melemah dan 96 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah infrastruktur anjlok 0,94%, diikuti manufaktur turun 0,51%. Sedangkan yang menguat tertinggi sektor tambang, naik 2,16%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp90 menjadi Rp4.005, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp25 menjadi Rp7.300 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp25 menjadi Rp6.525.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp450 menjadi Rp48.050, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp200 menjadi Rp16.925 dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp135 menjadi Rp3.950.
(Baca: IHSG Dibuka Balik Arah Melemah Ikuti Wall Street)
IHSG pagi tadi dibuka balik arah melemah seiring anjloknya Wall Street. IHSG terkoreksi 26,27 poin atau 0,51% ke level 5.134,04.
Sementara IHSG kemarin berhasil reli di tengah memerahnya bursa Asia. IHSG menguat 19,17 poin atau 0,37% ke level 5.160,31. Penguatan itu di tengah memerahnya bursa Asia. Siang ini, bursa Asia variatif.
Indeks Shanghai naik 58,00 poin atau 1,35% ke 4.365,70; indeks Straits Times melemah 5,79 poin 0,17% ke 3.465,40; dan indeks Hang Seng melonjak 251,37 poin atau 0,91% ke 28.006,91.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,13 triliun dengan 3,01 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp344,01 miliar, dengan aksi jual asing mencapai Rp1,92 triliun dan aksi beli Rp1,58 triliun. Tercatat 142 saham menguat, 118 saham melemah dan 96 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah infrastruktur anjlok 0,94%, diikuti manufaktur turun 0,51%. Sedangkan yang menguat tertinggi sektor tambang, naik 2,16%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp90 menjadi Rp4.005, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp25 menjadi Rp7.300 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp25 menjadi Rp6.525.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp450 menjadi Rp48.050, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp200 menjadi Rp16.925 dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp135 menjadi Rp3.950.
(Baca: IHSG Dibuka Balik Arah Melemah Ikuti Wall Street)
(rna)
Lihat Juga :