Ekonomi Minus 41,2%, Singapura Terjun ke Jurang Resesi

Selasa, 14 Juli 2020 - 11:07 WIB
"Dengan pembukaan kembali ekonomi Singapura, kita harus melihat kenaikan moderat dalam hal aktivitas ekonomi di kuartal III/2020. Kami pikir kuartal III/2020 akan menunjukkan beberapa perbaikan, tetapi masih akan berada di wilayah kontraksi, " kata kepala penelitian dan strategi treasury Bank OCBC Selena Ling seperti dikutip Reuters, di Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Baca Juga: Resesi Ekonomi Sudah di Depan Mata

Saat ini, Pemerintah Singapura telah mengguyur sebesar USS100 miliar atau USD72 miliar untuk memberikan stimulus ekonomi terdampak Covid-19. Stimulus ekonomi prioritas digunakan untuk melindungi para pekerja. Berdasarkan analisis ekonomi Asia Tenggara memeperkirakan akan mengalami kontraksi yang dalam pada kuartal II/2020 disebabkan karantina wilayah dari April sampai Juni, di mana sebagian besar tempat kerja ditutup untuk menekan penyebaran virus corona.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!