Tuntaskan Misi Dagang ke Arab Saudi, Mendag Bawa Pulang Rp2,3 Triliun
Kamis, 26 Januari 2023 - 07:36 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menuntaskan misi dagang Indonesia dengan Arab Saudi. FOTO/dok.Kemendag
JAKARTA - Pemerintah Indonesia telah menuntaskan misi dagang Indonesia dengan Arab Saudi . Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan berhasil menandatangani kontrak kerja sama dengan total transaksi sebesar USD 155,7 juta atau sekitar Rp2,3 triliun.
"Dalam misi dagang yang kami lakukan, sebanyak 15 pelaku usaha Indonesia bertemu dengan 30 pelaku usaha Arab Saudi. Pada penjajakan kesepakatan dagang tersebut, tercatat potensi transaksi sebesar USD 155,7 juta untuk produk palm oil, beras, coconut charcoal bricket, rempah-rempah, tuna kaleng, sayuran, dan makanan olahan," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis(26/1/2023).
Baca Juga: Fakta-fakta Putri Arab Ditipu Rp512 Miliar di Bali, 2 Pelakunya Divonis 19 Tahun Penjara
Mendag Zulhas menyampaikan bahwa Indonesia dan Arab Saudi memiliki banyak peluang untuk meningkatkan dan mempererat hubungan perdagangan. Pasalnya, Arab Saudi merupakan negara tujuan ekspor produk nonmigas Indonesia ke-24. Dari struktur komoditas perdagangan kedua negara, masih terdapat banyak peluang untuk meningkatkan dan mempererat hubungan perdagangan ke depannya.
"Dalam misi dagang yang kami lakukan, sebanyak 15 pelaku usaha Indonesia bertemu dengan 30 pelaku usaha Arab Saudi. Pada penjajakan kesepakatan dagang tersebut, tercatat potensi transaksi sebesar USD 155,7 juta untuk produk palm oil, beras, coconut charcoal bricket, rempah-rempah, tuna kaleng, sayuran, dan makanan olahan," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis(26/1/2023).
Baca Juga: Fakta-fakta Putri Arab Ditipu Rp512 Miliar di Bali, 2 Pelakunya Divonis 19 Tahun Penjara
Mendag Zulhas menyampaikan bahwa Indonesia dan Arab Saudi memiliki banyak peluang untuk meningkatkan dan mempererat hubungan perdagangan. Pasalnya, Arab Saudi merupakan negara tujuan ekspor produk nonmigas Indonesia ke-24. Dari struktur komoditas perdagangan kedua negara, masih terdapat banyak peluang untuk meningkatkan dan mempererat hubungan perdagangan ke depannya.
Lihat Juga :