Ekspor Minyak Saudi ke China Jeblok, Diramal Hanya 333.000 Barel per Hari

Senin, 11 Mei 2026 - 20:37 WIB
loading...
Ekspor Minyak Saudi...
Foto udara memperlihatkan sebuah kapal tanker minyak mentah di terminal minyak lepas pantai Pulau Waidiao, Zhoushan, Provinsi Zhejiang, China, pada 4 Januari 2023. FOTO/China Daily via REUTERS
A A A
JAKARTA - Pengiriman minyak mentah Arab Saudi ke China diperkirakan turun tajam pada Juni 2026 menjadi sekitar 10 juta barel atau setara 333.000 barel per hari. Penurunan tersebut dipicu tingginya harga minyak serta masih tertutupnya jalur pelayaran Selat Hormuz yang mengganggu distribusi energi global antara eksportir dan importir minyak terbesar dunia. Chief Executive Officer Saudi Aramco, Amin Nasser mengatakan normalisasi jalur distribusi minyak global tidak akan berlangsung cepat meskipun beberapa rute alternatif mulai digunakan.

"Pembukaan kembali jalur distribusi tidak sama dengan memulihkan pasar yang telah kehilangan sekitar satu miliar barel minyak," kata Amin Nasser seperti dikutip Reuters, Senin (11/5/2026).

Baca Juga: AS Untung Besar dari Krisis Selat Hormuz, Ekspor LPG Tembus Rekor 3,3 Juta Barel per Hari

Volume ekspor Juni tersebut turun drastis dibandingkan Mei yang mencapai sekitar 20 juta barel dan saat itu sudah menjadi level terendah pengiriman minyak Saudi ke China. Sebelum konflik Iran memicu gejolak pasar energi global, Saudi Aramco rutin mengirimkan 45 juta hingga 57 juta barel minyak per bulan ke kilang-kilang di China.

Sejumlah kilang besar China seperti Sinopec dan Sinochem disebut memangkas permintaan pasokan minyak untuk Juni karena harga masih dinilai terlalu tinggi. Meski Arab Saudi telah menurunkan harga jual resmi minyak Arab Light untuk pasar Asia sebesar USD4 per barel menjadi premi USD15,50 di atas acuan Oman/Dubai, angka itu masih di bawah ekspektasi pasar yang berharap pemotongan lebih besar.



Data perdagangan menunjukkan impor minyak mentah China pada April turun 20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan menjadi level terendah sejak Juli 2022. Perusahaan minyak milik negara di China juga dilaporkan memangkas tingkat operasional kilang sekitar 5% dibandingkan bulan sebelumnya sebagai respons terhadap lemahnya permintaan dan tingginya harga energi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Rekomendasi
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Berita Terkini
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved