Industri Properti Optimistis Dampak Pandemi hanya Temporer

Selasa, 14 Juli 2020 - 17:17 WIB
Sektor properti diyakini akan kembali tumbuh di akhir tahun seiring meredanya dampak pandemi Covid-19. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Krisis global pandemi corona (Covid-19) memukul aktivitas ekonomi global, termasuk Indonesia. Kendati pertumbuhan sektor properti yang membaik pada akhir 2019 ikut terpukul dampak pandemi di awal 2020, para pelaku industri ini optimistis akan terjadi pertumbuhan di akhir 2020.

"Pandemi Covid-19 itu bersifat temporer, sedangkan kebutuhan hunian senantiasa meningkat karena jumlah penduduk semakin bertambah," ujar Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti (ACP) Rizkan Firman di Jakarta, Selasa (14/7/2020).



Dia mengatakan, ACP optimistis terhadap permintaan pasar yang tinggi terhadap hunian yang terintegrasi transportasi (Transit Oriented Development/TOD). Hunian berkonsep TOD ini memang selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi tahun 2018-2029.

Dalam rencana induk tersebut, pemerintah mengatur pengurangan penggunaan kendaraan pribadi dan memacu orang untuk menggunakan transportasi publik.

(Baca Juga: Sektor Perumahan Dinilai Strategis Dorong Pemulihan Ekonomi)

Direktur Pemasaran ACP Indra Syahruzza bahwa prospek hunian berkonsep TOD di tahun 2020 sangat bagus. Alasannya, transportasi massal semakin berkembang, seperti MRT, LRT dan kereta cepat. Sehingga, masyarakat semakin sadar terhadap kelebihan-kelebihan hunian yang dekat atau bahkan terintegrasi langsung dengan transportasi massal seperti produk hunian dari LRT City.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!