Beri Kepastian terkait Kekayaan Intelektual, Pelaku Ekraf Sambut Positif PP 24

Senin, 30 Januari 2023 - 20:24 WIB
Beberapa kekayaan intelektual (KI) tersebut di antaranya Tahilalats, Dagelan, Dalang Pelo, Jakarta Sneaker Day, dan lainnya. KI tersebut telah memiliki lisensi dan saat ini terus kembangkan agar memiliki value secara ekonomi bagi kreatornya.

Salah satu KI yang telah sukses dikembangkan adalah Tahilalats. Saat ini, nama Tahilalats telah menarik investor melalui skema pembiayaan kekayaan intelektual.

Investor telah menanam modalnya melalui nama Tahilalats untuk membuka kafe dan resto di Jalan Braga, Kota Bandung. Kafe ini menjadi perwajahan konsep pembiayaan kekayaan intelektual sebagaimana tertuang dalam PP No 24 tahun 2022 yang segera berlaku pada Juli 2023 ini.

Konsep pembiayaan kekayaan intelektual menjadi angin segar bagi para pelaku kreator, bahwa kekayaan intelektual mereka memiliki value secara ekonomi.

Infia, lanjut dia, saat ini telah mendata sekitar 700 IP yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Sementara 30 KI yang saat ini telah di bawah naungannya, terus dibina agar memiliki nilai ekonomi lebih besar. Infia terus berusaha menghubungkan KI dengan para investor.

"Sebelum membuka bisnis kafe di Bandung, Tahilalats telah sukses membuat dan menjual berbagai produk khusus seperti sepatu, botol minum, dan produk aksesoris lainnya. Ini yang menjadi dayatarik bagi investor," tuturnya.

Baca juga: Potensi Capai Rp300 Triliun, Pengembangan Bisnis Ekraf Berbasis KI Terus Didorong
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!