Anggaran Pendidikan 2023 Tembus Rp612 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Kamis, 02 Februari 2023 - 11:50 WIB
Anggaran pendidikan tahun ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan alokasi anggaran pendidikan tahun ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Sri Mulyani menyampaikan anggaran pendidikan dalam APBN 2023 tersebut mencapai Rp612,2 triliun menjadi anggaran tertinggi di antara yang lain.
"Untuk pertama kalinya dalam sejarah belanja pendidikan kita akan mencapai di atas Rp600 triliun, yaitu Rp612 triliun. Ketika saya pertama kali diangkat sebagai Menkeu pada tahun 2005-2006, total anggaran Indonesia tidak lebih dari Rp550 triliun. Itu total anggarannya. Saat ini total belanja pendidikan akan lebih besar dari Rp600 triliun," ujar Sri Mulyani dikutip, Kamis (2/2/2023).
Baca Juga: Anggaran Pendidikan 2023 Capai Rp608,3 Triliun, Tertinggi Sedekade Terakhir
Dia mengatakan anggaran tersebut sebagai gambaran besarnya alokasi yang terus didedikasikan pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Belanja ini tidak hanya akan dilakukan oleh pemerintah pusat, namun juga perhatian diberikan melalui belanja pemerintah daerah yang secara langsung meningkatkan kualitas manajemen sekolah hingga pengajaran dan juga memberikan dukungan dengan cara yang jauh lebih fleksibel dan inovatif.
"Untuk pertama kalinya dalam sejarah belanja pendidikan kita akan mencapai di atas Rp600 triliun, yaitu Rp612 triliun. Ketika saya pertama kali diangkat sebagai Menkeu pada tahun 2005-2006, total anggaran Indonesia tidak lebih dari Rp550 triliun. Itu total anggarannya. Saat ini total belanja pendidikan akan lebih besar dari Rp600 triliun," ujar Sri Mulyani dikutip, Kamis (2/2/2023).
Baca Juga: Anggaran Pendidikan 2023 Capai Rp608,3 Triliun, Tertinggi Sedekade Terakhir
Dia mengatakan anggaran tersebut sebagai gambaran besarnya alokasi yang terus didedikasikan pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Belanja ini tidak hanya akan dilakukan oleh pemerintah pusat, namun juga perhatian diberikan melalui belanja pemerintah daerah yang secara langsung meningkatkan kualitas manajemen sekolah hingga pengajaran dan juga memberikan dukungan dengan cara yang jauh lebih fleksibel dan inovatif.
Lihat Juga :