Dukung UMKM, Kebijakan Substitusi Impor untuk Belanja Pemerintah Digeber

Kamis, 02 Februari 2023 - 19:26 WIB
Teten menambahkan, hal lainnya yang mendorong pemerintah memperbesar kebijakan substitusi impor itu adalah untuk memperkuat daya beli masyarakat yang tercatat tumbuh 5,73% ditopang oleh konsumsi rumah tangga pada kuartal III/2022.

“Tentu kemarin yang mungkin relatif baru efektivitasnya belanja pemerintah yang 40% dari APBN mulai jalan, dan itu BPS memperkirakan kalau 40% APBN dibelanjakan produk lokal ini akan berkontribusi terhadap pertumbuhan sekitar 1,85%dan menyerap lapangan kerja 2 juta, dan ini signifikan. Jadi, kebijakan substitusi impor untuk belanja pemerintah sepertinya akan terus diperbesar,” paparnya.

Baca juga: Pesan Jokowi, APBN 2023 Dipakai untuk Kegiatan Produktif

Sebelumnya, presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam penyampaian Pidato RAPBN 2023 menyampaikan target pertumbuhan ekonomi pada 2023 sebesar 5,3% secara tahunan (year-on-year/yoy).

“Dan kemarin berdasarkan perhitungan Bu Sri Mulyani dan BI (Bank Indonesia) kita bisa mencapai itu, namun kuncinya yaitu bagaimana kita memperkuat daya beli masyarakat,” tegas Kepala Negara.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!