Pantesan Harga Tinggi! Bulog Endus Praktik Curang Beras Oplosan

Jum'at, 03 Februari 2023 - 21:25 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (kemeja putih, pegang beras) saat sidak di Gudang Beras PT Food Station di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jumat (3/2/2023). Foto/Ist
JAKARTA - Perum Bulog mengendus adanya kecurangan dalam perdagangan beras . Disinyalir sejumlah pedagang melakukan praktik pengemasan ulang alias oplosan cadangan beras pemerintah (CBP).

Dugaan itu menguat saat Direktur Utama Bulog Budi Waseso bersama Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Gudang Beras PT Food Station di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) sore hari ini.



Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, mendatangi tiga gudang milik pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang. Dari gudang yang didatangi, dua di antaranya diduga menjual beras oplosan, melakukan pengemasan ulang beras ukuran 50 kilogram (kg), hingga beras Bulog diecer menjadi 5 kg.

Buwas menyebut praktik kecurangan itu membuat harga beras tetap tinggi meski operasi pasar atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sudah dilakukan. Dia mencatat, para pedagang menjual dengan harga Rp12.000 per kg, padahal harga yang dilepas Bulog hanya Rp8.300 per kg.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!