Prediksi BI: Kredit Baru Diperkirakan Tumbuh di Kuartal III/2020

Rabu, 15 Juli 2020 - 16:35 WIB
Sementara itu, pertumbuhan kuartalan kredit baru pada kuartal II/2020 menurun dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini tercermin dari SBT permintaan kredit baru sebesar -33,9%, turun dari 23,7% pada kuartal sebelumnya, dan 78,3% pada Kuartal II/2019. Menurut Onny, penurunan pertumbuhan kredit baru terjadi pada seluruh jenis kredit, dengan penurunan terdalam pada jenis kredit investasi yang terindikasi dari penurunan SBT dari 15,1% pada kuartal sebelumnya menjadi -75,1%. Sementara pertumbuhan kredit konsumsi dan kredit modal kerja juga terindikasi mengalami penurunan, tercermin pada penurunan SBT masing-masing dari -7,6% dan 16,7%, menjadi -68,6% dan -19,5%.

Penurunan penyaluran kredit konsumsi terutama terjadi untuk jenis kartu kredit dan kredit kendaraan bermotor. Secara sektoral, penurunan SBT pertumbuhan kredit baru terjadi pada seluruh sektor, dengan penurunan terdalam terjadi pada sektor Perdagangan Besar dan Eceran, sektor Jasa Pendidikan, dan sektor Perikanan.

Dia menuturkan, rata-rata responden memperkirakan pertumbuhan kredit secara keseluruhan tahun 2020 sebesar 2,5% (yoy), lebih rendah dibandingkan realisasi pertumbuhan kredit 2019 sebesar 6,1% (yoy). "Responden menyampaikan bahwa prakiraan perlambatan kinerja penyaluran kredit tahun 2020 tersebut antara lain sebagai dampak dari pandemi COVID-19," katanya.

Sementara itu, pada kuartal III-2020, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) diperkirakan meningkat sebagaimana tercermin dari SBT pertumbuhan DPK sebesar 78,1%, lebih tinggi dibandingkan 44,0% pada kuartalan sebelumnya. Menurut Onny, meningkatnya pertumbuhan DPK diprediksi terjadi pada jenis instrumen giro dan deposito, terindikasi dari nilai SBT masing-masing sebesar 39,4% dan 64,8%, lebih tinggi dibandingkan 27,8% dan 41,6% pada kuartal sebelumnya.

Sedangkan pertumbuhan DPK pada instrumen tabungan tercatat melambat, terindikasi dari nilai SBT sebesar 60,9%, lebih rendah dibandingkan 85,7% pada kuartal sebelumnya. "Pertumbuhan DPK tahun 2020 diperkirakan meningkat lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini tercermin dari SBT perkiraan penghimpunan DPK tahun 2020 sebesar 87,3%, lebih tinggi dibandingkan 73,3% pada tahun sebelumnya," ujar Onny.

Perkiraan pertumbuhan DPK tersebut antara lain didorong oleh peningkatan fasilitas dan pelayanan bank kepada nasabah, serta sebagai dampak dari pandemi Covid-19. BI memandang, stabilitas sistem keuangan tetap terjaga, meskipun risiko dari dampak meluasnya penyebaran COVID-19 terhadap stabilitas sistem keuangan terus dicermati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!