Adu Program Andalan Dua Calon Petinggi BI
Senin, 13 Februari 2023 - 16:41 WIB
“Kalau kita fokuskan untuk konteks itu, kajian hilirisasi bisa dilakukan di beberapa daerah. Misalnya kawasan Sumatra difokuskan untuk hilirisasi CPO, kalau Batubara di Kalimantan,” paparnya.
Strategi keempat Dwi adalah eskalasi digitalisasi ekonomi yang diiringi dengan penguatan perlindungan konsumen, dengan melakukan perluasan QRIS dan pemanfaatan BI-Fast. Sementara strategi kelima adalah refocusing strategi promosi investasi dan perdagangan melalui optimalisasi linkage Investor Relations Unit (IRU)- Regional Investment Relation Unit (RIRU)-Global Investor Relation Unit (GIRU).
“Untuk strategi kelima kami fokuskan untuk menciptakan sinergitas lembaga dan keuangan,” ujar Dwi.
Strategi keenam adalah green economy yang dicapai melalui inisiasi dan inovasi kebijakan dan kelembagaan melalui akselerasi proyek investasi hijau di daerah dan pengembangan model bisnis UMKM hijau. Terakhir, inklusi ekonomi melalui pengembangan sumber pertumbuhan ekonomi baru, seperti UMKM dan ekonomi syariah.
Sementara itu, Filianingsih Hendarta menyampaikan bahwa sangat diperlukan kebijakan untuk mengawal momentum yang sudah terjadi saat ini, seperti mengimplementasikan langkah nyata akselerasi transformasi ekonomi keuangan digital melalui perluasan digitalisasi sistem pembayaran.
Filianingsih menilai sistem pembayaran sebagai titik awal (entry point) untuk menciptakan digitalisasi sistem keuangan di semua pihak. Upaya digitalisasi yang hanya mengandalkan sosialisasi tanpa memberikan dampak langsung dianggap sudah tidak relevan.
Strategi keempat Dwi adalah eskalasi digitalisasi ekonomi yang diiringi dengan penguatan perlindungan konsumen, dengan melakukan perluasan QRIS dan pemanfaatan BI-Fast. Sementara strategi kelima adalah refocusing strategi promosi investasi dan perdagangan melalui optimalisasi linkage Investor Relations Unit (IRU)- Regional Investment Relation Unit (RIRU)-Global Investor Relation Unit (GIRU).
“Untuk strategi kelima kami fokuskan untuk menciptakan sinergitas lembaga dan keuangan,” ujar Dwi.
Strategi keenam adalah green economy yang dicapai melalui inisiasi dan inovasi kebijakan dan kelembagaan melalui akselerasi proyek investasi hijau di daerah dan pengembangan model bisnis UMKM hijau. Terakhir, inklusi ekonomi melalui pengembangan sumber pertumbuhan ekonomi baru, seperti UMKM dan ekonomi syariah.
Sementara itu, Filianingsih Hendarta menyampaikan bahwa sangat diperlukan kebijakan untuk mengawal momentum yang sudah terjadi saat ini, seperti mengimplementasikan langkah nyata akselerasi transformasi ekonomi keuangan digital melalui perluasan digitalisasi sistem pembayaran.
Filianingsih menilai sistem pembayaran sebagai titik awal (entry point) untuk menciptakan digitalisasi sistem keuangan di semua pihak. Upaya digitalisasi yang hanya mengandalkan sosialisasi tanpa memberikan dampak langsung dianggap sudah tidak relevan.
Lihat Juga :