Jualan Ganja Boleh Lewat Twitter, Berlaku di Indonesia?

Kamis, 16 Februari 2023 - 17:58 WIB
"Perubahan ini berbicara tentang meningkatnya penerimaan ganja sebagai kategori kesehatan arus utama, dan kami berharap ini akan berfungsi sebagai katalis bagi platform media sosial lainnya untuk mengikutinya," kata Kate Lynch dari Curaleaf, perusahaan ganja terbesar yang beroperasi di AS.

Baca Juga: Bandar Ganja Jaringan DIY Berhasil Dibongkar, Pelakunya Mahasiswa

Setelah mengalami lonjakan penjualan selama tahap awal pandemi, industri ganja AS menunjukkan tanda-tanda pelambatan dalam menghadapi tantangan peraturan dan ekonomi, termasuk penurunan harga dan pasar gelap yang memburu pelanggannya.

Curaleaf baru-baru ini memangkas tenaga kerjanya sebesar 10% dan keluar dari sebagian besar operasinya di tiga negara bagian AS.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!