Wall Street Berakhir Turun Tajam Imbas Inflasi AS Memicu Kekhawatiran
Jum'at, 17 Februari 2023 - 06:49 WIB
"Dengan data seperti ini, Fed akan terus menaikkan suku bunga, dan tidak ada dari kita yang menginginkannya," kata Tim Ghriskey, ahli strategi portofolio senior di Ingalls & Snyder di New York.
"Setidaknya ada bisikan sekarang tentang kemungkinan kenaikan 50 basis poin pada pertemuan berikutnya," sambungnya.
Baca Juga: Amunisi Hadapi Ancaman Inflasi
Setelah aksi jual pada tahun 2022, S&P 500 telah naik sekitar 7% sejauh ini pada tahun 2023, didorong oleh pendapatan yang optimis dan ekspektasi hati-hati bank sentral AS telah menyelesaikan beban kampanye kenaikan suku bunga.
The Fed terlihat mendorong suku bunga acuan di atas angka 5% pada bulan Mei dan mempertahankannya di atas level tersebut hingga akhir tahun.
Presiden Fed Cleveland, Loretta Mester mengatakan, inflasi masih terlalu tinggi, dan mencatat bahwa dia terbuka untuk menaikkan suku lebih dari yang diinginkan rekan-rekannya pada pertemuan kebijakan moneter terakhir.
Presiden Fed St. Louis James Bullard juga mengatakan kenaikan suku bunga yang berkelanjutan akan "mengunci" perlambatan inflasi, bahkan dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
"Setidaknya ada bisikan sekarang tentang kemungkinan kenaikan 50 basis poin pada pertemuan berikutnya," sambungnya.
Baca Juga: Amunisi Hadapi Ancaman Inflasi
Setelah aksi jual pada tahun 2022, S&P 500 telah naik sekitar 7% sejauh ini pada tahun 2023, didorong oleh pendapatan yang optimis dan ekspektasi hati-hati bank sentral AS telah menyelesaikan beban kampanye kenaikan suku bunga.
The Fed terlihat mendorong suku bunga acuan di atas angka 5% pada bulan Mei dan mempertahankannya di atas level tersebut hingga akhir tahun.
Presiden Fed Cleveland, Loretta Mester mengatakan, inflasi masih terlalu tinggi, dan mencatat bahwa dia terbuka untuk menaikkan suku lebih dari yang diinginkan rekan-rekannya pada pertemuan kebijakan moneter terakhir.
Presiden Fed St. Louis James Bullard juga mengatakan kenaikan suku bunga yang berkelanjutan akan "mengunci" perlambatan inflasi, bahkan dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Lihat Juga :