Perkuat Transformasi Industri 4.0 dengan Smart Production
Minggu, 19 Februari 2023 - 20:06 WIB
Dijelaskan Hanggara, evaluasi smart production Pupuk Kaltim melibatkan stakeholder untuk melakukan review impact, guna menggali opportunity for improvement (OFI) atas kondisi yang telah berjalan. Evaluasi smart production terbagi dalam dua kelompok proses bisnis, di antaranya kelompok proses bisnis operasi, proses dan laboratorium, serta kelompok proses bisnis pemeliharaan.
"Hal ini merupakan upaya Pupuk Kaltim untuk memperkuat posisi, sekaligus berperan strategis pada pertumbuhan industri petrokimia di Indonesia. Dari transformasi yang berjalan, daya saing perusahaan akan meningkat serta siap mengatasi segala tantangan industri," jelas Hanggara.
Menurut Hanggara, Pupuk Kaltim terus memberikan perhatian penuh terhadap implementasi industri 4.0 di lingkungan perusahaan. Salah satunya mendukung Roadmap IT Master Plan Pupuk Kaltim agar tetap sesuai jalur, dengan evaluasi berkala yang disesuaikan kemajuan teknologi serta kebutuhan perusahaan.
Termasuk dukungan terhadap infrastruktur teknologi informasi, direalisasikan untuk menjaga realibility aplikasi seperti data center (DC) dan disaster recovery center (DRC), serta meningkatkan security untuk menjaga berbagai data confidential perusahaan.
"Continuous improvement harus terus dilakukan, agar makin berkembang sebagai kesatuan smart production yang saling terintegrasi. Salah satunya pengembangan aplikasi production planning yang berorientasi pada optimasi availability bahan baku dan perencanaan produksi untuk meningkatkan efisiensi serta profitabilitas," terang Hanggara.
"Hal ini merupakan upaya Pupuk Kaltim untuk memperkuat posisi, sekaligus berperan strategis pada pertumbuhan industri petrokimia di Indonesia. Dari transformasi yang berjalan, daya saing perusahaan akan meningkat serta siap mengatasi segala tantangan industri," jelas Hanggara.
Menurut Hanggara, Pupuk Kaltim terus memberikan perhatian penuh terhadap implementasi industri 4.0 di lingkungan perusahaan. Salah satunya mendukung Roadmap IT Master Plan Pupuk Kaltim agar tetap sesuai jalur, dengan evaluasi berkala yang disesuaikan kemajuan teknologi serta kebutuhan perusahaan.
Termasuk dukungan terhadap infrastruktur teknologi informasi, direalisasikan untuk menjaga realibility aplikasi seperti data center (DC) dan disaster recovery center (DRC), serta meningkatkan security untuk menjaga berbagai data confidential perusahaan.
"Continuous improvement harus terus dilakukan, agar makin berkembang sebagai kesatuan smart production yang saling terintegrasi. Salah satunya pengembangan aplikasi production planning yang berorientasi pada optimasi availability bahan baku dan perencanaan produksi untuk meningkatkan efisiensi serta profitabilitas," terang Hanggara.
Lihat Juga :