Sukses Turunkan Stunting 51%, Jateng Jadi Rujukan Nasional

Senin, 20 Februari 2023 - 10:30 WIB
"Ini menjadi perhatian kami dan ini berhimpitan dengan angka kemiskinan juga, makanya kami akan jadikan satu program bersama yang akan kami evaluasi juga bersama," tandasnya.

Kepala BKKBN Jateng Widwiono mengatakan, masih ada beberapa wilayah yang perlu intervensi khusus seperti Wonosobo dan Brebes. Ia optimistis angka stuntingbisa ditekan secara signifikan dalam kurun waktu dua tahun. Buktinya, Kabupaten Grobogan yang semula di angka 29% kini tinggal 9% saja.

Baca Juga: Keseriusan Ganjar Pranowo Tangani Stunting Diapresiasi

Sementara itu Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo memuji Program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5NG) yang terbukti berhasil. Saat iniAngka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Balita (AKBa), termasuk perkawinan dini di Jateng lebih rendah dibandingkan Jawa Barat dan Jawa Timur.

Menurutnya, program dan keseriusan Pemprov Jateng harus ditiru daerah lain. "Angka kematian bayinya juga bagus, 12 per seribu dan angka kematian balitanya juga Jawa Tengah ada 14 per seribu. Inilah prestasi Jawa Tengah, saya kira terasa bahwa jumlah yang meninggal juga menurun. Saya optimis mudah-mudahan pada 2023 akhir, kita doakan Jawa Tengah turun stunting dengan signifikan," ujar Hasto.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!