Minus 4%, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal II

Kamis, 16 Juli 2020 - 17:48 WIB
Beberapa indikator dini permintaan domestik menunjukkan perkembangan positif ini, seperti tecermin pada penjualan ritel, purchasing manager index, ekspektasi konsumen, dan berbagai indikator domestik lain, yang mulai meningkat.

"Kinerja ekspor Juni 2020 pada beberapa komoditas seperti besi dan baja juga membaik seiring peningkatan permintaan dari Tiongkok untuk proyek infrastruktur," katanya.

Bank Indonesia melalui bauran kebijakannya akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan otoritas terkait agar berbagai kebijakan yang ditempuh semakin efektif mendorong pemulihan ekonomi.

"Ke depan, akselerasi pemulihan ekonomi domestik diharapkan dapat membaik dengan kecepatan penyerapan stimulus fiskal, keberhasilan restrukturisasi kredit dan korporasi, pemanfaatan digitalisasi dalam kegiatan ekonomi, termasuk kegiatan UMKM, serta efektivitas implementasi protokol kesehatan Covic-19 di era kenormalan baru," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!