Efek Perang Rusia Ukraina, Exxon Terancam Kehilangan Rp37,8 Triliun dari Kazakhstan
Kamis, 02 Maret 2023 - 10:15 WIB
Setiap penutupan pipa atau terminal CPC akan menutup lebih dari 1% pasokan minyak global dan merugikan produsennya miliaran dolar untuk pendapatan yang hilang.
Exxon mengatakan sahamnya di ladang minyak Kazak menghasilkan 246.000 barel minyak dan gas per hari tahun lalu. "Minyak itu memberikan penghasilan setelah pajak sekitar USD2,5 miliar," kata pengajuan itu.
Disebutkan juga dalam pengajuan tersebut, kehilangan pendapatan Exxon diperkirakan dengan durasi yang tidak pasti dari operasionalnya di Kazakhstan. Ekspor minyak melalui pipa CPC berpotensi terganggu, dibatasi, hingga dihentikan sementara.
Baca Juga: Mengangkangi Rusia, Kazakhstan Jualan Minyak Mentah lewat Pipa Azeri
Perusahaan minyak utama AS itu memiliki 25% saham di perusahaan patungan produksi minyak Tengizchevroil (TCO) yang dipimpin Chevron, yang mengendalikan ladang minyak Tengiz dan Korolev di Kazakhstan dan 16,8% saham kerja di ladang Kashagan.
Exxon mengatakan sahamnya di ladang minyak Kazak menghasilkan 246.000 barel minyak dan gas per hari tahun lalu. "Minyak itu memberikan penghasilan setelah pajak sekitar USD2,5 miliar," kata pengajuan itu.
Disebutkan juga dalam pengajuan tersebut, kehilangan pendapatan Exxon diperkirakan dengan durasi yang tidak pasti dari operasionalnya di Kazakhstan. Ekspor minyak melalui pipa CPC berpotensi terganggu, dibatasi, hingga dihentikan sementara.
Baca Juga: Mengangkangi Rusia, Kazakhstan Jualan Minyak Mentah lewat Pipa Azeri
Perusahaan minyak utama AS itu memiliki 25% saham di perusahaan patungan produksi minyak Tengizchevroil (TCO) yang dipimpin Chevron, yang mengendalikan ladang minyak Tengiz dan Korolev di Kazakhstan dan 16,8% saham kerja di ladang Kashagan.
Lihat Juga :