Pupuk Kaltim Tegaskan Komitmen Kembangkan Industri Hijau
Jum'at, 10 Maret 2023 - 11:52 WIB
Untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian masyarakat, imbuhnya, PKT mensinergikan nilai budaya kearifan lokal dengan sistem perekonomian yang sejalan dengan misi dan sasaran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. PKT juga telah berhasil mendukung pencapaian 17 Sustainable Development Goals melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat dan lingkungan.
Baca Juga: Pelabuhan Pupuk Kaltim Sukses Terapkan Konsep Ramah Lingkungan
"Sebagai salah satu anak usaha BUMN ada 5 tugas pembentukan, yang 4 di antaranya adalah untuk agen pembangunan, dimana kita ada kewajiban selain menghasilkan profit untuk pemerintah juga untuk bisa memberikan pemberdayaan kepada masyarakat sekitar," ujar Teguh.
Gubernur Kaltim Isran Noor mendorong PKT untuk terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam dan sumber daya alam dengan melakukan konservasi dan penggunaan sumber daya alam yang bijak dan melaksanakan community development (comdev). Kinerja Provinsi Kaltim di bidang lingkungan hidup tercermin dari keberhasilan Kaltim mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) yang dibayar oleh World Bank sebesar USD110 juta hingga 2025 akhir Februari silam.
"Hal ini menunjukkan komitmen Pemprov Kaltim untuk menjaga lingkungan agar tetap lestari dan berkontribusi pada penurunan emisi global," tuturnya.
Baca Juga: Pelabuhan Pupuk Kaltim Sukses Terapkan Konsep Ramah Lingkungan
"Sebagai salah satu anak usaha BUMN ada 5 tugas pembentukan, yang 4 di antaranya adalah untuk agen pembangunan, dimana kita ada kewajiban selain menghasilkan profit untuk pemerintah juga untuk bisa memberikan pemberdayaan kepada masyarakat sekitar," ujar Teguh.
Gubernur Kaltim Isran Noor mendorong PKT untuk terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam dan sumber daya alam dengan melakukan konservasi dan penggunaan sumber daya alam yang bijak dan melaksanakan community development (comdev). Kinerja Provinsi Kaltim di bidang lingkungan hidup tercermin dari keberhasilan Kaltim mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) yang dibayar oleh World Bank sebesar USD110 juta hingga 2025 akhir Februari silam.
"Hal ini menunjukkan komitmen Pemprov Kaltim untuk menjaga lingkungan agar tetap lestari dan berkontribusi pada penurunan emisi global," tuturnya.
(fai)
Lihat Juga :