Digital Kredit UMKM, Ketua OJK: Kerupuk Bisa Dijual ke New York dengan Teknologi
Jum'at, 17 Juli 2020 - 19:59 WIB
(Baca Juga: Bisnis Digital Capai Rp1.820 Triliun di 2025, Digitalisasi UMKM Jadi Keharusan )
Wimboh menambahkan, saat ini persaingan saat tidak hanya terjadi di pasar domestik saja, melainkan juga ke pasar global. Dia menyebut, dengan adanya digitalisasi, orang yang ingin mencari pinjaman usaha tidak perlu pergi ke bank, dan juga tidak perlu barang ke toko.
"Nah dengan DigiKU semuanya terjawab. Sekarang yang harus diperhatikan kalau di Indonesia sektor keuangan, e-commerce nya, ekosistemnya, teknologinya, signalnya ga kompetitif ya sulit," ucapnya.
Wimboh menambahkan, saat ini persaingan saat tidak hanya terjadi di pasar domestik saja, melainkan juga ke pasar global. Dia menyebut, dengan adanya digitalisasi, orang yang ingin mencari pinjaman usaha tidak perlu pergi ke bank, dan juga tidak perlu barang ke toko.
"Nah dengan DigiKU semuanya terjawab. Sekarang yang harus diperhatikan kalau di Indonesia sektor keuangan, e-commerce nya, ekosistemnya, teknologinya, signalnya ga kompetitif ya sulit," ucapnya.
(akr)
Lihat Juga :