Bangkrutnya SVB Dinilai Jadi Momen untuk Investasi Obligasi
Jum'at, 17 Maret 2023 - 20:16 WIB
SVB terpaksa menjual kepemilikan obligasi senilai USD21 miliar yang menyebabkan kerugian hingga USD1,8 Milliar akibat harga obligasi yang lebih rendah saat ini.
Melihat masalah SVB, Head of Research Moduit, Manuel Adhy Purwanto, mengatakan, kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) yang agresif untuk meredam inflasi telah berdampak negatif ke sektor finansial. Hal ini dapat memengaruhi kebijakan Bank Sentral The Fed ke depannya.
Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada 22 Maret 2023 turun menjadi sebesar 25 basis poin dengan ekspektasi terminal rate (puncak suku bunga) di 5,25%, turun dari sebelumnya di 5,75%.
Menurut Manuel, pengaruh kolapsnya SVB ke ekonomi, khususnya perbankan Tanah Air lebih bersifat sentimen ketimbang fundamental ekonomi. Sebab secara fundamental, sistem perbankan nasional mempunyai ketahan cukup baik.
Kemungkinan dampak terjadi pada pasar saham, karena investor asing bisa saja menarik kapitalnya karena ada kekhawatiran sentimen. Namun investor asing akan kembali lagi jika situasinya kembali stabil.
Melihat masalah SVB, Head of Research Moduit, Manuel Adhy Purwanto, mengatakan, kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) yang agresif untuk meredam inflasi telah berdampak negatif ke sektor finansial. Hal ini dapat memengaruhi kebijakan Bank Sentral The Fed ke depannya.
Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada 22 Maret 2023 turun menjadi sebesar 25 basis poin dengan ekspektasi terminal rate (puncak suku bunga) di 5,25%, turun dari sebelumnya di 5,75%.
Menurut Manuel, pengaruh kolapsnya SVB ke ekonomi, khususnya perbankan Tanah Air lebih bersifat sentimen ketimbang fundamental ekonomi. Sebab secara fundamental, sistem perbankan nasional mempunyai ketahan cukup baik.
Kemungkinan dampak terjadi pada pasar saham, karena investor asing bisa saja menarik kapitalnya karena ada kekhawatiran sentimen. Namun investor asing akan kembali lagi jika situasinya kembali stabil.
Lihat Juga :