Manajemen: Kerugian GoTo di 2022 Didominasi Aspek Non Kas
Senin, 20 Maret 2023 - 20:46 WIB
manajemen PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) menyebut kerugian perseroan di 2022 didominasi aspek non kas. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Kendati masih mencatatkan kerugian di akhir tahun 2022, manajemen PT Goto Gojek Tokopedia Tbk ( GoTo ) menyebut perseroan mencatatkan sejumlah indikator kinerja keuangan yang positif. Bahkan, secara fundamental semua pilar bisnis ekosistem digital terbesar di Indonesia ini diklaim mencatatkan pertumbuhan luar biasa.
Mengenai sumber kerugian perseroan di tahun 2022, manajemen menyebutkan bahwa itu lebih banyak disebabkan oleh aspek non kas dan efek dari kebijakan yang hanya dibukukan sekali. Berdasarkan keterangan resmi perseroan, aspek non kas tersebut di antaranya adalah goodwill impairment senilai Rp11 triliun, investasi di JD, peningkatan beban kompensasi berbasis saham akibat penyesuaian asumsi masa kerja karyawan, serta beban restrukturisasi.
"Hal ini tidak merefleksikan kinerja operasional perseroan," jelas Direktur Utama Grup GoTo Andre Soelistyo melalui keterangan pers, Senin (20/3/2023).
Baca Juga: Ini Alasan Telkom Ogah Melepas Saham GOTO
Mengenai sumber kerugian perseroan di tahun 2022, manajemen menyebutkan bahwa itu lebih banyak disebabkan oleh aspek non kas dan efek dari kebijakan yang hanya dibukukan sekali. Berdasarkan keterangan resmi perseroan, aspek non kas tersebut di antaranya adalah goodwill impairment senilai Rp11 triliun, investasi di JD, peningkatan beban kompensasi berbasis saham akibat penyesuaian asumsi masa kerja karyawan, serta beban restrukturisasi.
"Hal ini tidak merefleksikan kinerja operasional perseroan," jelas Direktur Utama Grup GoTo Andre Soelistyo melalui keterangan pers, Senin (20/3/2023).
Baca Juga: Ini Alasan Telkom Ogah Melepas Saham GOTO
Lihat Juga :