Viral WNI Kirim Piala dari Jepang Dipungut Rp4 Juta, Begini Penjelasan Bea Cukai
Selasa, 21 Maret 2023 - 11:20 WIB
"Dari pemetaan kami, kejadian tersebut terjadi pada tahun 2015. Piala yang dikirim dari Jepang oleh Saudari FZ tidak datang bersamaan dengan kedatangan penumpang. Tetapi melalui barang kiriman, sehingga piala tersebut dapat dikategorikan ke dalam fasilitas personal effect," ucap Nirwala.
Untuk memastikan hal tersebut, perlu dilakukan penelitian guna pembuktian dan pemenuhan persyaratan pembebasan Bea Masuk dan pajak dalam rangka impor.
Baca Juga: Mengapa Skandal Rp300 Triliun Berhenti Mendadak?
Fatimah sebelumnya bercerita pernah menang kontes bernyanyi di Jepang. Saat itu Fatimah ingin mengirimkan piala lomba ke Jakarta menggunakan pesawat. Namun, karena ukuran serta bobot piala yang begitu besar Bea Cukai mengenakan pungutan bea masuk.
"Padahal hadiah lombanya nggak ada hadiah uang, cuma piala itu doang. Menang lomba kok nombok," kata Fatimah dikutip melalui akun Twitter.
Untuk memastikan hal tersebut, perlu dilakukan penelitian guna pembuktian dan pemenuhan persyaratan pembebasan Bea Masuk dan pajak dalam rangka impor.
Baca Juga: Mengapa Skandal Rp300 Triliun Berhenti Mendadak?
Fatimah sebelumnya bercerita pernah menang kontes bernyanyi di Jepang. Saat itu Fatimah ingin mengirimkan piala lomba ke Jakarta menggunakan pesawat. Namun, karena ukuran serta bobot piala yang begitu besar Bea Cukai mengenakan pungutan bea masuk.
"Padahal hadiah lombanya nggak ada hadiah uang, cuma piala itu doang. Menang lomba kok nombok," kata Fatimah dikutip melalui akun Twitter.
(nng)
Lihat Juga :