Opsi Retrofit KRL Lama di Tengah Rencana Impor Kereta Bekas, PT INKA Siapkan Kajiannya

Senin, 27 Maret 2023 - 15:35 WIB
PT Industri Kereta Api atau PT INKA tengah menyiapkan kajian untuk melakukan retrofit atau modifikasi teknologi terhadap Kereta Rel Listrik (KRL) yang dioperasikan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Foto/Dok
JAKARTA - PT Industri Kereta Api atau PT INKA (Persero) tengah menyiapkan kajian untuk melakukan retrofit atau modifikasi teknologi terhadap Kereta Rel Listrik (KRL) yang dioperasikan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) . Opsi retrofit mencuat belakangan ini di tengah rencana impor KRL bekas dari Jepang .

Baca Juga: 3 Kelebihan Gerbong KRL Bekas dari Jepang Dibandingkan Buatan PT INKA



Direktur Utama PT INKA, Eko Purwanto mengatakan, bahwa hal mendasar dari retrofit tersebut ialah adanya penggantian teknologi. Dia menjelaskan bahwa dalam kajian yang dilakukan pihaknya, retrofit KRL ini membutuhkan waktu 16 bulan.

"Kami sekarang sedang melakukan kajian tentang retrofit kereta-kereta KRL yang ada di PT KCI, dan untuk melakukan retrofit menurut perhitungan kami membutuhkan waktu 16 bulan dan bisa menambah usia penggunaan (lifetime) di atas 10 tahun," katanya, Senin (27/3/2023).

Baca Juga: Update Terbaru Impor KRL Bekas dari Jepang, Begini Penjelasan Dirut KAI

Eko menambahkan, bahwa waktu 16 bulan tersebut terdiri dari proses manufaktur mulai tahapan engineering, desain, pengadaan, produksi dan pengujian yang membutuhkan waktu 16 bulan. Sehingga pengiriman dapat dilakukan pada pekan pertama bulan ke-17.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!