Buffer Zone untuk Depo Pertamina Plumpang Sebuah Keniscayaan
Jum'at, 31 Maret 2023 - 22:00 WIB
Depo Pertamina Plumpang butuh buffer zone. Foto/ArifJulianto/MPI
JAKARTA - Pada 2011 American Institute of Chemical Engineers menganalisis 50 kasus kebakaran tangki minyak atau penyimpanan yang terjadi selama periode 1959-2009 di China. Hasilnya, lebih dari 64% kebakaran terjadi di pabrik petrokimia, kilang minyak, dan depot minyak. Penyebab kecelakaan dalam kegiatan operasi yang paling banyak adalah karena pemeliharaan atau perbaikan (34% atau 17 kasus).
Baca juga: Usut Kebakaran Depo Plumpang, Polisi Minta Keterangan Ahli Migas
Sementara kasus yang terjadi pada saat bongkar muat sebanyak 14 kasus (28%). Dalam panduan Safety Guidelines and Good Industry Practices for Oil Terminals yang dirilis United Nations Economic Commission for Europe (UNECE), terminal minyak--yang di dalamnya termasuk bensin, bahan bakar diesel, Avtur, dan lainnya--menyimpan zat berbahaya dan dapat menimbulkan ancaman serius bagi manusia dan lingkungan.
Kecelakaan di terminal minyak dapat mengakibatkan tumpahan minyak, kebakaran dan ledakan yang berpotensi menyebabkan hilangnya nyawa manusia dan bencana lingkungan. Oleh karenanya, keberadaan terminal minyak diatur dengan detail.
Baca juga: Usut Kebakaran Depo Plumpang, Polisi Minta Keterangan Ahli Migas
Sementara kasus yang terjadi pada saat bongkar muat sebanyak 14 kasus (28%). Dalam panduan Safety Guidelines and Good Industry Practices for Oil Terminals yang dirilis United Nations Economic Commission for Europe (UNECE), terminal minyak--yang di dalamnya termasuk bensin, bahan bakar diesel, Avtur, dan lainnya--menyimpan zat berbahaya dan dapat menimbulkan ancaman serius bagi manusia dan lingkungan.
Kecelakaan di terminal minyak dapat mengakibatkan tumpahan minyak, kebakaran dan ledakan yang berpotensi menyebabkan hilangnya nyawa manusia dan bencana lingkungan. Oleh karenanya, keberadaan terminal minyak diatur dengan detail.
Lihat Juga :