Rupiah Masih Loyo Lawan Dolar AS, Hari Ini Bertengger di Rp14.932

Rabu, 05 April 2023 - 17:58 WIB
"Tingkat permintaan domestik terindikasi terus mengalami peningkatan, menopang aktivitas produksi manufaktur di tengah permintaan ekspor yang masih relatif tertahan. Selain itu, perbaikan distribusi dan logistik juga terus mengalami perbaikan dalam dua bulan terakhir sehingga mampu mendorong aktivitas produksi di dalam negeri," terang Ibrahim dalam keterangannya.

Ia menilai, industri manufaktur yang terus ekspansif ini mencerminkan tetap kuatnya perekonomian Indonesia di tengah perekonomian global yang masih dibanyangi oleh tren perlambatan dan ketidakpastian.

Selain itu menguatnya indeks PMI Manufaktur ini juga mengindikasikan optimisme para pelaku usaha dalam melihat potensi perekonomian domestik dalam jangka pendek.

"Memasuki periode Ramadan 2023, inflasi pun dapat terkendali dengan baik. Laju inflasi Maret 2023 tercatat hanya mencapai 4,97% yoy, menurun cukup signifikan dari bulan Februari yang tercatat sebesar 5,47% yoy," tambah Ibrahim.

Di samping itu, dia memprediksi, untuk perdagangan besok, Kamis (6/4) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.900-Rp14.970.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!