Usai Listing, Graha Trans Tumbuh Berkat Transaksi E-commerce
Rabu, 05 April 2023 - 19:05 WIB
Setelah listing di BEI, Graha Trans akan menambah sekitar 170 unit truk untuk mendukung operasional perusahaan. Foto/Ist
JAKARTA - Pertumbuhan e-commerce dan meningkatnya daya beli masyarakat untuk konsumsi rumah tangga ikut mendongkrak industri jasa transportasi logistik dan pengiriman. Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) memprediksi transaksi bisnis e-commerce pada tahun 2023 mencapai Rp700 triliun.
Sedangkan Bank Indonesia memprediksi transaksi e-commerce tahun 2023 ini akan tumbuh 12%. Berdasarkan riset Google, Temasek, dan Bain & Company, nilai ekonomi sektor e-commerce Indonesia mencapai USD59 miliar pada 2022. Angka itu setara 76,62% dari total nilai ekonomi digital Indonesia yang besarnya USD77 miliar. Nilai ekonomi sektor e-commerce pada 2022 itu naik 22% dibandingkan 2021 (year-on-year/yoy) yang masih USD48 miliar.
Baca Juga: Sektor Transportasi dan Logistik Sedot Investasi Rp 134,3 T di 2022, Bagaimana Tahun Ini?
Sedangkan daya beli masyarakat untuk konsumsi rumah tangga juga terus bertumbuh. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pengeluaran untuk konsumsi rumah tangga Indonesia tumbuh 4,93% pada 2022. Pertumbuhan itu lebih tinggi 2,91% dibandingkan 2021 yang sebesar 2,02%.
Sedangkan Bank Indonesia memprediksi transaksi e-commerce tahun 2023 ini akan tumbuh 12%. Berdasarkan riset Google, Temasek, dan Bain & Company, nilai ekonomi sektor e-commerce Indonesia mencapai USD59 miliar pada 2022. Angka itu setara 76,62% dari total nilai ekonomi digital Indonesia yang besarnya USD77 miliar. Nilai ekonomi sektor e-commerce pada 2022 itu naik 22% dibandingkan 2021 (year-on-year/yoy) yang masih USD48 miliar.
Baca Juga: Sektor Transportasi dan Logistik Sedot Investasi Rp 134,3 T di 2022, Bagaimana Tahun Ini?
Sedangkan daya beli masyarakat untuk konsumsi rumah tangga juga terus bertumbuh. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pengeluaran untuk konsumsi rumah tangga Indonesia tumbuh 4,93% pada 2022. Pertumbuhan itu lebih tinggi 2,91% dibandingkan 2021 yang sebesar 2,02%.
Lihat Juga :