Airlangga: Investasi Rempang Eco-City Batam Ditargetkan Capai Rp50 Triliun

Rabu, 12 April 2023 - 17:46 WIB
Lebih lanjut, pengembangan kawasan ini merupakan bagian perencanaan untuk menumbuhkan kembali potensi kawasan. Adapan pengembangan kawasan ini merupakan bagian dari pengembangan Batam, Bintan, dan Karimun. "Khusus dalam perencanaan induk pengembangan KPBPB ini diharapkan Perpres segera ditetapkan oleh Presiden," ucap Airlangga.

Dia pun mendorong masalah teknis di lapangan yang masih harus diselesaikan, karena di Batam adalah wilayah bebas bea, sementara di Bintan tidak bebas bea. "Maka mobil tentunya tidak bisa jalan. Dia harus membayar bea dulu baru bisa menyeberang. Ketika masuk Batam, baru kemudian dikembalikan lagi beanya. Jadi, itu masalah teknis lapangan yang harus kita selesaikan, karena memang situasi berubah dan integrasi kawasan ekonomi makin diperlukan," ungkap Airlangga.

Baca Juga: 125,76 Juta Ha Hutan Indonesia Bisa Datangkan Nilai Ekonomi Karbon

Dengan rencana induk ini, diharapkan kawasan Rempang bisa dikembangkan seperti yang sebelumnya disampaikan dalam presentasi industri jasa dan pariwisata. "Dan diharapkan efeknya bisa berkembang, tentunya Batam, Bintan, Karimun, termasuk Rempang ini dekat Singapura dan Malaysia, sehingga diharapkan kita bisa memberikan daya saing tinggi," jelas Airlangga.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!