Digiasia Bios Siap IPO di Bursa Nasdaq
Rabu, 12 April 2023 - 21:56 WIB
Konsep EFaaS dipercaya membantu perbankan dan institusi keuangan dalam memodulasi fitur mereka untuk disematkan dalam ekosistem platform SaaS (B2B & B2C) yang mitra miliki.
“Hal ini ditujukan agar pengguna SaaS dapat mengakses transaksi keuangan mereka secara mulus dengan mode pembayaran multi varian dari berbagai sumber tanpa harus meninggalkan aplikasi asli mereka. Namun dapat menggunakan ekosistem jaringan gerai ritel untuk melayani transaksi offline mereka,” ujar Rully.
Keberadaan empat aset berlisensi sah, yakni KasPro, KreditPro, RemitPro, dan DigiBos, Digiasia Bios mampu mendekonstruksi dan merekonstruksi kapabilitas perbankan. Terutama dalam membantu perjalanan transaksi keuangan digital mereka di ekosistem multi vertikal perekonomian Indonesia.
"Arsitektur penyematan teknologi bisnis dari Digiasia Bios sendiri diselaraskan sedemikian rupa agar lebih mudah dipahami oleh orang-orang awam,” sambung Rully.
Melalui keempat lisensi ini, Digiasia Bios memungkinkan para mitra untuk membuat sistem konstruksi mandiri atas aplikasi atau platform keuangan yang sudah mitra miliki. Sebagai penghubung antara ekosistem ini, Digiasia Bios ingin membantu mitra menghadirkan pengalaman bertransaksi yang menyenangkan melalui omnichannel kepada target pengguna aplikasi mereka.
Dalam skema strategi integrasi ekosistem digital saat ini, portal integrasi layanan keuangan yang dihadirkan oleh Digiasia Bios sebagai EFaaS, seperti layanan pembayaran untuk konsumen dan B2B. Ada juga sistem point of sale lending, pinjaman B2B, Banking & Cards (CASA) dan kedepannya, akan ada layanan keuangan lainnya.
“Hal ini ditujukan agar pengguna SaaS dapat mengakses transaksi keuangan mereka secara mulus dengan mode pembayaran multi varian dari berbagai sumber tanpa harus meninggalkan aplikasi asli mereka. Namun dapat menggunakan ekosistem jaringan gerai ritel untuk melayani transaksi offline mereka,” ujar Rully.
Keberadaan empat aset berlisensi sah, yakni KasPro, KreditPro, RemitPro, dan DigiBos, Digiasia Bios mampu mendekonstruksi dan merekonstruksi kapabilitas perbankan. Terutama dalam membantu perjalanan transaksi keuangan digital mereka di ekosistem multi vertikal perekonomian Indonesia.
"Arsitektur penyematan teknologi bisnis dari Digiasia Bios sendiri diselaraskan sedemikian rupa agar lebih mudah dipahami oleh orang-orang awam,” sambung Rully.
Melalui keempat lisensi ini, Digiasia Bios memungkinkan para mitra untuk membuat sistem konstruksi mandiri atas aplikasi atau platform keuangan yang sudah mitra miliki. Sebagai penghubung antara ekosistem ini, Digiasia Bios ingin membantu mitra menghadirkan pengalaman bertransaksi yang menyenangkan melalui omnichannel kepada target pengguna aplikasi mereka.
Dalam skema strategi integrasi ekosistem digital saat ini, portal integrasi layanan keuangan yang dihadirkan oleh Digiasia Bios sebagai EFaaS, seperti layanan pembayaran untuk konsumen dan B2B. Ada juga sistem point of sale lending, pinjaman B2B, Banking & Cards (CASA) dan kedepannya, akan ada layanan keuangan lainnya.
(dar)
Lihat Juga :