JKN-KIS, Bantu Irma Pasien Hemodialisa Bertahan Hidup

Senin, 20 Juli 2020 - 15:07 WIB
“JKN-KIS ini bisa dibilang membantu saya bertahan hidup, dengan kondisi ginjal yang sudah tak berfungsi tentunya menjalani terapi menjadi solusinya.Meski, tak dipungkiri urusan umur seseorang diatur ALLAH SWT. Tapi, setidaknya program ini hadir membantu saya,” terangnya.

Baca Juga: Karyawan BP Jamsostek Tanjung Perak Gotong Royong Hijaukan Surabaya

Dia mengakui, selama menjalani proses pengobatan tersebut pihaknya sangat bersyukur, karena pelayanannya sangat bagus. Bahkan ditegaskannya, tidak ada perbedaan antara pasien JKN-KIS dan bukan dalam proses terapi tersebut.

“Pelayanannya sangat bagus, perawat dan dokter. Meski covid kami tetap dilayani dengan menggunakan APD lengkap, termasuk pasien pakaian lengkap,”terangnya.

Atas manfaat besar yang dirasakan Irma pada program tersebut, pihaknya mengimbau keseluruh peserta JKN-KIS untuk senantiasa memperhatikan kewajibannya membayar iuran. Betapa tidak, dengan iuran yang terbilang sangat murah itu bisa menyelamatkan nyawa banyak orang.

Apalagi, iurannya tidak semahal iuran asuransi kesehatan kebanyakan.

“Saya hanya bayar per bulan Rp110.000 sudah bisa merasakan layanan rumah sakit senilai Rp1,5 juta. Pokoknya rajin bayar tepat waktu dan disiplin dan sebaiknya bayar sebelum tanggal 10 bulan berjalan, agar terhindar dari resiko denda. ,” imbaunya.

Pada kesempatan itu, irmawati menyampaikan rasa terima kasihnya pada pemerintah yang telah menghadirkan program JKN-KIS. Program ini dinilainya memberi ruang bagi mereka yang kurang mampu dalam pembiayaan kesehatan, tapi bisa mengaksesnya atas sistem gotong royong yang dihadirkan.

Dimana mereka yang sehat membantu mereka yang sakit melalui program subsidi pengobatan.

“Terima kasih JKN-KIS, semoga senantiasa hadir membantu menyembuhkan masyarakat khususnya mereka yang tak memiliki kemampuan besar dalam mengakses pengobatan berbiaya besar,” ungkapnya.

Di sisi lain, tidak saja dalam layanan medis secara langsung dirasakan Irmawati sangat membantu dengan adanya JKN-KIS. Tapi juga ditahap awal untuk mereka yang baru mau mengakses program tersebut.

Salah satunya dengan hadirnya mobile JKN di aplikasi Android. “ Pertama kali saya daftar JKN-KIS melalui aplikasinya mobile JKN di Kimia Farma Jalan Singa, dari situ kemudian diedukasi petugas sampai akhirnya saya manfaatkan juga untuk pindah Fasilitas Kesehatan (Faskes) ke Kimia Farma Kapasa dan berencana pindah ke Kimia Farma Depan RS Daya

“Semuanya mudah, semuanya bisa diakses digenggaman. Pakai mobile JKN semua bisa dilakukan hanya diujung jari saja, bisa mengecek status kepesertaan hingga memindahkan fasilitas kesehatan sesuai domisili yang dimiliki,” terangnya.

Besarnya manfaat program JKN-KIS juga dirasakan, Indah Permatasari, 35 tahun.

Indah bercerita, Medio 2016 tepatnya pada Maret masuk jadi peserta. Ketika itu, kondisinya bersama keluarga semua sehat walafiat. Niatanya untuk ikut program tersebut, selain untuk jaga diri ketika sakit juga untuk membantu mereka yang membutuhkan program tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!