Pengusaha Ritel Ancam Setop Jual Migor, Negosiasi Kemendag Dinanti

Senin, 17 April 2023 - 12:03 WIB
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengaku belum menerima panggilan telepon dari pihak Kemendag ihwal negosiasi pembatalan rencana mogok pengadaan minyak goreng (migor) premium. Foto/Dok
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia ( Aprindo ) mengaku belum menerima panggilan telepon dari pihak Kementerian Perdagangan ( Kemendag ) ihwal negosiasi pembatalan rencana mogok pengadaan minyak goreng (migor) premium di 48.000 ritel.

Baca Juga: Aprindo Ancam Mogok Jualan Migor, Kemendag: Ini Akan Menimbulkan Masalah Baru



Padahal, saat awak media menkonfirmasi Kementerian Perdagangan pada Jumat, 14 April 2023, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Isy Karim menyebut akan menghubungi Aprindo langsung siang itu untuk menjelaskan progres rafaksi dan meminta aksi mogoknya dibatalkan.

"Setahu saya, belum ada (pihak Kementerian Perdagangan) yang menghubungi kami. Hanya saja kita ketahui respons (Kementerian Perdagangan) via media. Bila ada kabar, akan saya kabari lebih lanjut," kata Direktur Eksekutif Aprindo, Setiyadi saat dihubungi, Senin (17/4/2023).

Baca Juga: Terjawab Sudah Alasan Kemendag Belum Bayar Utang Minyak Goreng Rp344 Miliar ke Aprindo

Setiyadi menekankan, bahwa anggota akan mendukung penuh langkah Aprindo mendesak pemerintah untuk segera membayar utang rafaksi minyak goreng senilai Rp344 miliar. Apabila itu tidak cepat terlaksana, maka mogok pengadaan migor di 48.000 ritel modern akan terealisasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!