Biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Rp18,2 Triliun, Erick Thohir: Korupsi Kita Sikat

Selasa, 18 April 2023 - 19:20 WIB
Baca Juga: China Pasang Bunga Tinggi Buat Utang Kereta Cepat, Tiko: Lagi Nego di 3 Persen

Kenaikan harga komoditas yang dimaksud berupa besi, baja, dan komponen utama dari pembangunan proyek strategi nasional (PSN) tersebut. Selain itu, biaya pembebasan lahan dan konstruksi juga tercatat mengalami kenaikan.

"Tetapi ini kan jelas, bengkaknya kenapa? Pada saat Covid terjadi pembengkakan di mana-mana karena proyek-proyek mundur, karena Covid harga besi itu naik, baja naik, komponen itu yang harus kita hitung," ucapnya.

Gonjang-ganjing supply chain atau rantai pasok tersebut mendorong naiknya biaya KCJB. "Pasti harganya mahal sekarang, itu lah gonjang ganjing rantai pasok supply chain yang terganggu," katanya.

Pemerintah sebelumnya mengajukan pinjaman senilai Rp8,3 triliun untuk menambal anggaran proyek KCJB yang bengkak. Namun hingga saat ini, CDB belum memenuhi komitmen untuk memberikan pinjamannya kepada Indonesia. Perkaranya belum ada kesepakatan nilai interest rate atau tingkat suku bunga atas pinjaman sebesar Rp8,3 triliun itu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!