Pejabat Kedubes AS Beberkan Penggunaan Dana Hibah Rp9,6 Triliun

Rabu, 19 April 2023 - 18:28 WIB
Yang pertama adalah Proyek Memajukan Aksesibilitas Transportasi dan Logistik atau Advancing Transport and Logistics Accessibility Services Project (ATLAS) yang alokasi dananya sebesar USD350 juta. MCC dalam hal ini akan bekerja sama dengan lima pemerintah provinsi, yaitu Sumatra Selatan, Sulawsi Utara, Riau, Kepulauan Riau, dan Bali.

"Ini untuk meningkatkan perencanaan dan persiapan infrastruktur di tingkat daerah, yang transportasi dan logistiknya lebih terbatas. Proyek yang dihasilkan akan meningkatkan akses kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia dan aksesibilitas layanan transportasi bagi penumpang perempuan dan penyandang disabilitas," ucap pejabat tersebut.

Proyek ATLAS ini juga akan ditujukan untuk mengurangi kemacetan dan emisi lalu lintas, sekaligus mendukung langkah Indonesia dalam mitigasi perubahan iklim dan rencana adaptasi dengan berfokus pada proyek infrastruktur transportasi yang bersifat net zero.

Yang kedua adalah Proyek Pengembangan Pasar Keuangan atau Financial Markets Development (FMD) yang akan memberikan bantuan teknis dan hibah keuangan campuran. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan partisipasi sektor swasta atau pembiayaan berorientasi komersial dalam investasi infrastruktur, khususnya mendorong mereka untuk berinvestasi di infrastruktur transportasi, membuat pasar menjadi lebih berdaya saing dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

"Proyek ini akan membantu pemerintah Indonesia untuk membentuk kemitraan baru dan memanfaatkan dana yang ada untuk mendanai proyek infrastruktur berkualitas tinggi dengan risiko rendah, melihat situasi sekarang dimana struktur pinjamannya cenderung berisiko tinggi dan menghalau perusahaan-perusahaan swasta untuk berinvestasi," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!